Minggu, 29 Maret 2020 18:20 WITA

Pasien Corona Meningkat, Pelajar di Parepare Dirumahkan hingga 14 April

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Abu Asyraf
Pasien Corona Meningkat, Pelajar di Parepare Dirumahkan hingga 14 April
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe

RAKYATKU.COM,PAREPARE - Pemerintah Kota Parepare, Sulawesi Selatan memperpanjang sekolah di rumah bagi pelajar. Berlangsung hingga 14 April 2020.

Kebijakan ini berlaku untuk semua jenjang pendidikan. Mulai PAUD hingga SMA/SMK sederajat.

"Masa belajar di rumah yang sedianya berakhir 31 Maret 2020 diperpanjang mulai 1 hingga 14 April 2020," ujar Arifuddin, pelaksana tugas kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, Minggu (29/3/2020).

Model belajar di rumah, kata Arifuddin, tetap dilakukan dengan pembelajaran secara online dengan dipandu oleh guru dan diawasi oleh orang tua siswa.

"Saya sudah minta setiap sekolah mengedarkan surat ke setiap orang tua siswa. Menindaklanjuti kebijakan pemerintah kota terkait perpanjangan belajar di rumah ini," kata Arifuddin. 

loading...

"Sekolah diminta tetap menugaskan gurunya mengawasi siswa belajar di rumah. Apakah nanti setelah 14 April, siswa sudah masuk sekolah atau bagaimana, menunggu kebijakan selanjutnya," ujar Arifuddin.

Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe menegaskan, kebijakan perpanjangan itu ditempuh lantaran melihat situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 saat ini. Masih sangat rentan. Parepare bahkan sudah masuk zona merah.

"Saat ini kondisi belum aman. Apalagi Parepare memiliki rumah sakit yang ditetapkan pemerintah pusat sebagai rujukan pasien Covid-19. Sekarang rumah sakit kita Andi Makkasau merawat dua pasien positif corona, dua PDP, dan 122 ODP," ungkap Taufan.


 

Loading...
Loading...