Minggu, 29 Maret 2020 19:50 WITA

Dibully karena Pakai Make Up ke Rumah Sakit, Jawaban Petugas Ambulans Ini Mengejutkan

Editor: Abu Asyraf
Dibully karena Pakai Make Up ke Rumah Sakit, Jawaban Petugas Ambulans Ini Mengejutkan
Laura Heath

RAKYATKU.COM - Laura Heath bikin warganet pangling. Dalam sebuah ruangan rumah sakit, dia melakukan selfie atau swafoto.

Rambutnya dikepang dua. Tampil penuh make up. Berbedak tebal. Alis tampak rapi dengan lukisan. Tidak ketinggalan lipstik merah muda.

Sambil melakukan swafoto, seorang rekannya mengabadikannya dengan kamera lain. Foto itu kemudian beredar di media sosial.

Tanggapan warganet sudah bisa ditebak. Akun Twitter gadis 24 tahun itu langsung komentar. Ratusan. Banyak dukungan. Namun, tak sedikit bernada cibiran.

Laura Heath adalah pertugas ambulans. Bekerja di NHS selama pandemi virus corona. Dalam foto itu, dia mengenakan seragam NHS. Hijau army. 

Dalam sebuah foto, Laura duduk di depan ambulans untuk selfie.

Banyak warganet memuji Laura. Dia berani berada di garis depan selama pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tidak banyak orang yang seberani dia.

Tetapi beberapa orang tidak senang. "Benar-benar? 'Lihatlah aku cantik dan aku bekerja untuk selfie NHS untuk mengundang likes, sementara orang sedang sekarat," sindir salah seorang pemilik akun Twitter.

"Kebanggaan adalah dosa dan begitu juga VANITY," sahut yang lain.

Laura akhirnya angkat bicara. Dia menyayangkan warganet fokus pada penampilannya yang menggunakan make up.

"Saya diberi tahu bahwa saya penyebab kematian meningkat," curhatnya.

loading...

Laura mengatakan, dia berjuang dengan kesehatan mentalnya pada hari dia memposting foto selfie.

"Komentar-komentar (buruk) itu membuat saya merasa sakit hati dan kesal karena orang-orang benar-benar berpikir itu dangkal dan menilai seluruh kepribadian saya pada satu foto," lanjutnya.

"Aku hanya memenuhi syarat selama enam bulan dan aku tidak pernah berpikir aku akan menghadapi sesuatu sebesar ini," tambah Laura.

Laura berharap jabatannya akan membuat gadis-gadis lain ingin bekerja untuk NHS.

"Seluruh tujuan posting saya adalah untuk mencoba dan menjadi panutan bagi perempuan muda yang ingin membuat perbedaan di dunia. Dan menunjukkan bahwa kita juga bisa berada di garis depan," katanya lagi.

Sementara sebagian besar komentar memberi dukungan positif.

"Lanjutkan gadis. Bangga berada di NHS. Bangga menjadi bagian dari layanan ambulans," komentar seorang pemilik akun Twitter.

"Abaikan para pembenci. Lakukan apa yang kamu lakukan. Kami di belakangmu!" sahut yang lainnya.

"Kurasa dia bisa memakai make up, merapikan rambut dan menjadi paramedis hebat sekaligus," komentar yang lain.

Loading...
Loading...