Minggu, 29 Maret 2020 18:50 WITA

Ralat Pernyataan Pemprov Aceh Siapkan Kuburan Massal, Ternyata Ini yang Dimaksud Jubir Corona

Editor: Abu Asyraf
Ralat Pernyataan Pemprov Aceh Siapkan Kuburan Massal, Ternyata Ini yang Dimaksud Jubir Corona
Saifullah Abdulgani

RAKYATKU.COM - Saifullah Abdulgani bikin heboh. Pernyataan tentang kuburan massal di Aceh bikin warganet ribut. Apa yang terjadi sebenarnya?

Saifullah adalah juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh. 

Pada Sabtu (28/3/2020), dia menggelar konferensi pers. Disiarkan secara langsung di akun Facebook Humas Pemprov Aceh.

Awalnya, dia menjelaskan desakan lockdown hingga kesiapan Pemprov menghadapi virus corona.

"Dan satu yang mungkin tidak mengenakkan yang ingin saya sampaikan pada kita semua. Pemerintah Aceh sedang menyiapkan tanah untuk kuburan massal korban virus corona," kata Saifullah.

Pernyataan itu langsung jadi perbincangan warganet. Sejauh ini warga yang terinfeksi Covid-19 di Aceh belum terlalu banyak. Tiba-tiba disiapkan lahan khusus untuk kuburan massal.

loading...

"Kita mempersiapkan ruang rawatannya, peralatannya, SDM-nya dan juga tentu saja kita tidak bisa nafikan kalau takdir menentukan harus ada yang barang kali dipanggil oleh Allah SWT walaupun sudah dipertahankan, diobati, diupayakan dengan sebaik-baiknya kita harus menyiapkan tempat," kata Saifullah.

Setelah ramai protes di media sosial, Saifullah akhirnya meminta maaf. Kepada seluruh warga Tanah Rencong.

Dia mengklarifikasi. Kuburan massal yang dimaksud adalah tanah pemakaman jenazah dari Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA), Banda Aceh. 

Lahan tersebut telah lama dibeli Pemerintah Aceh di bawah koordinasi Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA).

"Bukan mempersiapkan kuburan massal, melainkan tanah untuk pemakaman jenazah dari RSUZA Banda Aceh," ujar Saifullah, Minggu (29/3/2020).

Loading...
Loading...