Minggu, 29 Maret 2020 13:50 WITA

Inilah Tayla Porter, Gadis Petugas Ambulans yang Menangis Disambut Tepuk Tangan Warga

Editor: Abu Asyraf
Inilah Tayla Porter, Gadis Petugas Ambulans yang Menangis Disambut Tepuk Tangan Warga
Tayla Porter

RAKYATKU.COM - Tak terasa air mata gadis itu berlinangan. Pada Kamis (26/3/2020), puluhan orang bertepuk tangan untuknya. Dia menjadi simbol petugas di garis depan penanganan Covid-19.

Tayla Porter gadis muda itu. Mengenakan jaket warna hijau. Jaket bertuliskan "Ambulance" dan celana panjang dengan banyak saku.

Kala itu, Tayla hendak menuju Basingstoke dan Rumah Sakit North Hampshire. Tidak menyangka, dia mendapat apresiasi tulus dari banyak orang.

Tak hanya gadis 22 tahun itu yang menitikkan air mata. Ibunya, Ali (55), ayah Phil (55), dan saudari Tash (21) juga terharus menyaksikan pemandangan itu.

"Kami hampir tidak mengenal siapa pun di jalan kami. Anda saling bertemu setiap hari, tetapi Anda tidak tahu nama masing-masing," kata Ali.

"Tayla tidak bisa mempercayainya. Dia tidak percaya bahwa orang-orang akan memperhatikan apa yang dia lakukan. Dia hanya mencintai pekerjaannya," tambahnya.

loading...

"Apa yang saya tidak sadari adalah bahwa setiap rumah memiliki setidaknya satu orang yang keluar untuk bertepuk tangan," kata Ali lagi.

"Itu terus berjalan sepanjang jalan kami dan Anda bisa mendengar mereka bertepuk tangan sepanjang jalan berikutnya juga. Pasti orang-orang mengirim sms orang atau dari mulut ke mulut, karena tidak semua orang ada di sana." 

Ali membagikan video emosional tersebut di Facebook. Kini telah dibagikan lebih dari 66.000 kali dan ribuan suka.

Tayla adalah seorang pekerja ambulans di garis depan. Beberapa malam sebelmnya, Tayla tiba di rumah. Dia hanya bisa duduk sambil menangis karena kelelahan.

"Dia melihat hal-hal yang cukup menakutkan. Tapi dia pergi ke sana dan memasang wajah berani. Kami tidak cukup tahu tentang virus corona dan itu bukan satu-satunya hal yang mereka hadapi di luar sana," tutup Ali.

Loading...
Loading...