Sabtu, 28 Maret 2020 14:59 WITA

Geser Anggaran SKPD, Pemkot Parepare Anggarkan Rp6,7 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Abu Asyraf
Geser Anggaran SKPD, Pemkot Parepare Anggarkan Rp6,7 Miliar Untuk Penanganan Covid-19
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.

RAKYATKU.COM,PAREPARE - Pemerintah Kota Parepare, Sulawesi Selatan menyiapkan skenario penganggaran penanganan Covid-19. Anggaran dari beberapa SKPD digeser. Totalnya Rp6,7 miliar.

SKPD yang mengusulkan pergeseran anggaran di antaranya Dinas Kesehatan, RSUD Andi Makkasau, Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Damkar, Dinas Perhubungan, BKD, BPBD, dan empat kecamatan.

"Sudah ada dukungan regulasi dari pemerintah pusat. Pemkot Parepare bergerak cepat menganggarkan penanganan Covid-19 melalui APBD tahun anggaran 2020," urai Kepala BKD Kota Parepare, Jamaluddin Achmad, Sabtu (28/3/2020).

Jamaluddin menguraikan, pergeseran anggaran tersebut termasuk belanja tidak terduga sebesar Rp2 miliar masing-masing SKPD. 

Sedangkan untuk belanja tak terduga bisa digunakan SKPD yang ditugaskan untuk itu, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau SKPD teknis lainnya.

loading...

"Jadi untuk penanganan masalah Covid-19, Pemda berdasarkan inpres disebutkan, bahwa anggaran yang bisa dipakai adalah anggaran yang sudah ada. Artinya Pemda bisa menggeser anggaran dari kegiatan lain ke kegiatan penanganan Covid-19. Nah, seperti itu tadi model pergeseran anggarannya," ungkap Jamaluddin.

"Dasar yang kami pakai penggunaan anggaran penanganan Covid-19 adalah inpres nomor 4 tahun 2020, Permendagri 20 2020, PMK nomor 19 tahun 2020, SE LKPP terkait pengadaan barang dan jasa untuk Covid-19, serta ada surat Menteri Keuangan terhadap penundaan pelaksanaan DAK fisik kecuali alokasi anggaran kesehatan dan pendidikan," tandas Jamaluddin.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menambahkan, saat ini Pemkot Parepare telah merelokasi dan memfokuskan APBD 2020 terhadap penanganan Covid-19.

"Itu mulai dari biaya perawatan dan pengobatan pasien, tunjangan tim medis, perbaikan dan pengadaan fasilitas medis, hingga pengendalian stabilitas ekonomi, serta ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat," jelasnya.

Loading...
Loading...