Sabtu, 28 Maret 2020 09:00 WITA

Masuk Karantina Sepulang Bulan Madu dari Malaysia-Singapura, Perwira Ini Memilih Kabur

Editor: Abu Asyraf
Masuk Karantina Sepulang Bulan Madu dari Malaysia-Singapura, Perwira Ini Memilih Kabur
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Siapa pun yang seperti Anupam Mishra, mungkin tidak akan kuat. Dia baru saja pulang dari bulan madu di Malaysia. Setelah kembali ke negaranya, dia dipaksa menjalani karantina. Sendirian.

Mishra diminta menjalani isolasi mandiri di Kollam. Salah satu negara bagian di India. Ternyata dia kabur dari rumah. Entah ke mana.

Itu diketahui saat petugas kesehatan mendatangi rumahnya. Petugas memang rutin memantau orang-orang yang dikarantina.

Ternyata Mishra dia tidak ada di rumah. Petugas menemukan rumah itu gelap gulita. Semua lampu dimatikan.

Anupam Mishra seorang perwira muda The Indian Administrative Service (IAS). Pria muda asal Uttar Pradesh itu bertugas di Kerala. Dia harus berurusan polisi karena melanggar aturan karantina.

Kepala Distrik B Abdul Nasser menjelaskan, tindakan Mishra masalah serius. Dia kembali ke Kerala pada 19 Maret 2020 dari perjalanan Malaysia-Singapura.

Dia disarankan menjalani karantina mandiri. Sesuai protokol untuk para pengungsi yang kembali dari luar negeri yang menjadi wilayah pandemi virus corona.

Sekembalinya ke Kerala, Mishra telah menjalani pemeriksaan medis. Tidak menunjukkan gejala. Staf pribadinya, termasuk pria bersenjata, juga telah diawasi.

"Namun, petugas itu (Mishra) pergi ke tempat saudaranya di Bengaluru tanpa memberi tahu siapa pun," kata Nasser.

loading...

"Dia cuti setelah menikah dan mengambil izin untuk bepergian ke Malaysia dan Singapura. Sekembalinya, saya menasihatinya untuk tetap di bawah karantina rumah. Sepertinya dia pergi bersama keluarganya di Bengaluru," kata Nasser kepada PTI.

Namun, polisi melacak posisi Mishra lewat GPS. Hasilnya, dia teridentifikasi di Kanpur, Uttar Pradesh.

Mishra seharusnya menjalani isolasi mandiri di Kollam. Sendirian. Namun, saat petugas kesehatan mendatangi rumahnya untuk memantau orang-orang yang dikarantina, ternyata dia tidak ada di rumah. Lampu mati.

"Petugas itu pergi tanpa izin. Dia tidak memiliki gejala virus. Tanpa memberi tahu kami, dia pergi. Ini adalah masalah serius," kata sang kolektor. 

Mishra telah diminta untuk memberikan alamatnya saat ini dan perincian perjalanan ke Bengaluru.

Ketika seorang perwira meninggalkan yurisdiksinya, ia seharusnya memberi tahu pemerintah. Itu tidak dilakukan Mishra. 

Dia juga belum mengambil izin sebelumnya untuk meninggalkan negara bagian

Kollam adalah satu-satunya distrik di negara bagian, yang sejauh ini belum melaporkan kasus positif Covid-19. Sebanyak 176 kasus positif telah dilaporkan di negara bagian lain sejauh ini.
 

Loading...
Loading...