Sabtu, 28 Maret 2020 00:01 WITA

"Tak Bisa Duduk, Baring, dan Berdiri," Pengusaha Perhiasan Ungkap Penderitaan Jadi Pasien Covid-19

Editor: Abu Asyraf
Rosie Parkes (kiri)

RAKYATKU.COM - Wanita itu terlihat sehat dan bugar. Pada usia 32 tahun, bos perusahaan perhiasan itu menceritakan rasa sakit luar biasa yang disebabkan virus corona.

Rosie Parkes namanya. Dari White City, London barat. Bos perusahaan perhiasan itu telah mempekerjakan 12 orang. Ssemuanya jatuh sakit. Seorang pria Swiss dinyatakan positif menderita Covid-19.

Sebuah bar di Ischgl, Austria disebut-sebut sebagai lokasi penyebaran virus corona. Parkes kembali ke Inggris pada Sabtu (7/3/2020) dan mulai bekerja seperti biasa pada hari Senin.

Tetapi pada hari Selasa dia bangun jam 03.00 pagi dengan perasaan sakit di punggung dan pinggulnya. Dia merasakan sakit di dalam tubuhnya.

"Itu tak tertahankan, tidak ada posisi yang nyaman. Tak bisa duduk, berbaring, atau berdiri. Itu membuat tidur sangat sulit," katanya seperti dikutip dari Telegraph.

loading...

"Suhu tubuh saya naik turun selama empat hari. Meningkat pada suhu 40C pada hari Kamis dan saya terikat di tempat tidur sepanjang waktu," katanya.

"Saya tidak pernah merasakan sakit di dada tetapi mengalami sedikit batuk, jenis batuk berdahak yang normal. Saya sedikit mengurangi makanan karena saya merasa tidak enak," lanjutnya.

Dia sekarang sudah pulih dalam isolasi. Suaminya telah menunjukkan gejala tetapi tampaknya baik-baik saja.

Sebelumnya, seorang bankir meninggal dunia seorang diri di rumahnya. Tim Galley (47) terlihat segar bugar. Belakangan diketahui dia meninggal akibat virus corona.

Loading...
Loading...