Jumat, 27 Maret 2020 21:00 WITA

Suami Pasien Tunjukkan Poster Sambil Pegang Dada di Balik Dinding Kaca, Dokter dan Perawat Menangis

Editor: Abu Asyraf
Suami Pasien Tunjukkan Poster Sambil Pegang Dada di Balik Dinding Kaca, Dokter dan Perawat Menangis
Aksi suami pasien yang bikin dokter dan perawat menangis.

RAKYATKU.COM - Di balik dinding kaca, pria itu menempelkan tangan kanan di dada kiri. Keriput tulang pipinya terlihat jelas. Pertanda usia yang tak lagi muda.

Kulit dan urat tangannya juga tampak jelas dari kejauhan. Pria yang mengenakan jaket dan topi itu menunjukkan sebuah poster.

"Thank you all in emergency fot my wife's life. I love you all," begitu tulisan dalam poster tersebut.

Pria itu disebut berasal dari Morristown. Fotonya jadi viral di medis sosial. Kabarnya direkam salah seorang perawat di Morristown Medical Center, tempat istri pria itu dirawat.

Tidak jelas apakah istri pria itu dirawat karena virus corona atau penyakit lain. Momen itu tetap menyentuh.

"Gambar ini membuat kami semua menangis," ujar Paige Vander Vliet, seorang perawat di UGD.

Paige terharu dengan ucapan terima kasih pria tua itu. 

"Sungguh menakjubkan melihat tidak hanya staf UGD, tetapi semua lantai berkumpul bersama selama masa yang penuh tantangan ini. Kami tidak dapat melakukan ini (merawat pasien Covid-19) tanpa perawat, teknisi, penghuni, dokter, sekretaris, dan housekeeping," lanjutnya.

loading...

Paige Vander Vliet mengirimkan foto pria itu kepada saudara iparnya. Kemudian memposting gambar tersebut ke Facebook dan jadi viral. 

"Kami tidak tahu siapa pria itu. Kami tidak tahu siapa istrinya. Para perawat kebetulan ada di sana dan mengambil fotonya," Karen Zatorski, manajer hubungan masyarakat di Morristown Medical Center seperti dikutip dari The Daily Record.

Foto itu muncul setelah seorang pasien yang pulih dari virus corona meninggalkan pesan menyentuh di jendela kaca ruang isolasi. Pesan ditujukan kepada staf medis yang membantu merawatnya saat ia berada di ICU. 

Selama tinggal di Klinik Cleveland, staf menggunakan dinding kaca untuk berkomunikasi dengan pria yang tidak dikenal untuk menghindari risiko kontaminasi Covid-19.

"Jendela ini telah menjadi jendela paling berdampak dalam hidup saya," tulisnya.

"Pada hari-hari ketika aku melihatmu bekerja keras untuk membuatku dan orang lain tetap hidup," beberapa kalimat yang dia tuliskan.

Loading...
Loading...