Jumat, 27 Maret 2020 18:05 WITA

Laporan ke DPRD Lewat Rapat Jarak Jauh, Pemkot Makassar Masifkan Penyemprotan Disinfektan

Penulis: Syukur
Editor: Abu Asyraf
Laporan ke DPRD Lewat Rapat Jarak Jauh, Pemkot Makassar Masifkan Penyemprotan Disinfektan

RAKYATKU.COM - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Makassar akan memasifkan penyemprotan disinfektan. 

Itu disampaikan Sekda Kota Makassar, Muh Ansar dalam virtual meeting bersama DPRD, Jumat (27/3/2020). Alat penyemprot disinfektan akan diserahkan ke 15 kecamatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.

"Insya Allah lewat BPBD akan mendrop alat penyemprot disinfektan ke 15 kecamatan sekaligus kita bisa melakukan penyemprotan secara masif lantaran banyak permintaan dari warga. Walaupun sudah banyak melakukan penyemprotan tetapi belum secara keseluruhan," ungkap Ansar dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi D DPRD Makassar melalui aplikasi Zoom. 

Selain mendrop alat penyemprot disinfektan dan melakukan penyemprotan secara masif pihaknya pun telah mengintruksikan ke pihak kecamatan untuk proaktif memberi imbauan masyarakat terkait pandemi corona. 

Ansar juga menjelaskan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah menyiapkan ruang perawatan yang bisa menampung 40 pasien di RSU Daya.

"Kita juga meminta pihak kecamatan melalui mobil jaga kota memberi imbauan dan edukasi kepada warga agar tidak galau dan tidak ketakutan. Tindakan penyemprotan disinfektan adalah pencegahan agar virus corona tidak mewabah," tambahnya.

loading...

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin menyebut akan menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD), alat pengukur suhu, satu juta masker, dan kantong jenazah untuk tenaga medis yang menangani pasien Covid-19.

Demikian juga, BPBD Kota Makassar telah menggelontorkan dana tanggap darurat untuk pembelian APD bagi pengurus dan pemandi jenazah serta penggali kubur, dan alat penyemprot disinfektan beserta cairannya.

Terakhir, Dinas Sosial Kota Makassar telah menyiapkan dapur umum dan pemberian sembako kepada masyarakat yang merasakan kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah mengantisipasi penyebaran Covid-19. 

Rapat via aplikasi Zoom ini diikuti Ketua Komisi D, Abd Wahab Tahir, Wakil Ketua Fatma Wahyudin, dan beberapa anggota Komisi D lainnya seperti Irwan Djafar, Sangkala Saddiko, Yeni Rahman, Sahruddin Said, dan Budi Astuti.

Sementara dari pemerintah kota, Sekda Muh Ansar, Kadis Sosial Mukhtar Tahir, Kepala BPBD Muh Rusli, Kadis Kesehatan Naisyah Tun Azikin, dan Kadis Pemadam Kebakaran.

Loading...
Loading...