Jumat, 27 Maret 2020 14:17 WITA

Takalar Masuk Top 30 Inovasi Pelayanan Publik Provinsi Sulsel

Editor: Mulyadi Abdillah
Takalar Masuk Top 30 Inovasi Pelayanan Publik Provinsi Sulsel
Kepala Bagian Ortala Pemkab Takalar, Ridwan S Buana.

RAKYATKU.COM, TAKALAR - Tiga dari lima inovasi di Kabupaten Takalar berhasil masuk dalam Top 30 inovasi pelayanan publik tingkat Provinsi Sulsel tahun 2019. Ketiganya masuk untuk kategori umum. Apa saja?

Pertama, Kunjungan Rumah untuk Lansia Resiko Tinggi (Kurma Lastri) yang berada di bawah Puskesmas Ko'mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara. Inovasi ini masuk untuk Kategori Kesehatan.

Kedua, Kotak Ayo Berbagi (Koyobi) Agen Anti Bullying. Inovasi ini di SMPN 2 Galesong Utara, Kecamatan Galesong Utara untuk kategori pendidikan.

Ketiga, Pusat Inovasi Terpadu (Pos Pintar) di Desa Massamaturu, Kecamatan Polongbangkeng Utara untuk Kategori Pemberdayaan Masyarakat.

"Ada 9 inovasi yang dimasukkan untuk dinilai. Namun yang berhasil masuk penilaian ada 5 inovasi dan akhirnya tiga inovasi yang berhasil masuk top 30 tingkat provinsi. Ini mewakili Provinsi Sulsel bersama daerah lainnya yang masuk top 30 untuk bersaing ditingkat nasional," jelas Kepala Bagian Ortala Setda Takalar Ridwan S Buana.

loading...

Selain kategori umum, Kabupaten Takalar juga akan mengikuti inovasi lainnya pada kategori khusus dan kategori replikasi.

Untuk kategori khusus yang mensyaratkan inovasi yang telah memenangkan penghargaan pada lomba inovasi sebelumnya, Kabupaten Takalar akan kembali mengirimkan inovasi PAPA SEHAT (Papan Kontrol Kesehatan). Inovasi ini berhasil masuk top 40 inovasi pelayanan publik tahun 2018 untuk bersaing kembali pada top 40 inovasi pelayanan publik tahun 2019 ditingkat pusat.

Sedangkan untuk kategori replikasi, kategori inovasi yang sudah menang sebelumnya dan berhasil diaplikasikan di tempat lain. Salah satu inovasinya dibidang pendidikan yakni inovasi yang hampir sama dengan PAPA SEHAT yang telah dimodifikasi di SD.

"Inovasi ini membutuhkan dukungan yang besar baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat karena ini menjadi penilaian yang poinnya sangat tinggi dari tim penilai. Terutama dukungan dari pemerintah," pungkasnya.

Loading...
Loading...