Jumat, 27 Maret 2020 08:00 WITA

ODP Bertambah Jadi 24 di Wajo, PDP dan Positif Masih Nihil

Editor: Abu Asyraf
ODP Bertambah Jadi 24 di Wajo, PDP dan Positif Masih Nihil
Juru bicara penanganan Covid-19 Wajo, Supardi

RAKYATKU.COM,WAJO - Kabupaten Wajo masih aman dari virus corona. Setidaknya hingga Kamis (26/3/2020). 

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 hanya mencatat Orang Dalam Pemantauan (ODP). Jumlahnya bertambah dari 19 orang menjadi 24 orang.

Juru bicara penanganan Covid-19, Supardi mengatakan, warga berstatus ODP itu diminta melakukan isolasi mandiri. Diawasi tenaga medis di wilayahnya masing-masing.

Menurut Supardi, yang masuk kriteria ODP adalah seseorang yang mengalami demam, batuk, pilek, dan sakit tenggorokan. Termasuk yang pernah berkunjung ke wilayah pandemi dalam 14 hari terakhir.

Penetapan status PDP dan ODP mengacu prosedur yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

loading...

"Walaupun ada riwayat bepergian ke luar negeri, kita pilih lagi dari negara mana? Apakah termasuk negara penularan lokal atau tidak," ujar Kabid Humas Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Kabupaten Wajo itu. 

Supardi menjelaskan, penetapan status ODP dan PDP dilakukan setelah tim dokter melihat hasil pemeriksaan kesehatan sesuai protap.

"Sedangkan apabila ODP mengalami sesak atau pneumonia dan setelah di foto toraks atau rontgen dada, terdapat peradangan di paru, baik itu ringan atau berat, maka oleh dokter dimasukkan dalam kriteria pasien dalam pengawasan, tuturnya. (Rasyid/Rakyatku.com)

Data ODP di Wajo:
 
Kecamatan Tempe: 9 Orang
Kecamatan Tanasitolo: 3 Orang
Kecamatan Takkalalla: 2 Orang
Kecamatan Pitumpanua: 1 Orang
Kecamatan Majauleng: 1 Orang
Kecamatan Keera: 5 Orang
Kecamatan Bola: 2 Orang
Kecamatan Belawa: 1 Orang

Loading...
Loading...