Kamis, 26 Maret 2020 16:38 WITA

Bantaeng Pantau 46 Orang, Satu PDP Dikirim ke RS Wahidin Sudirohusodo

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Abu Asyraf
Bantaeng Pantau 46 Orang, Satu PDP Dikirim ke RS Wahidin Sudirohusodo
Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr. Andi Ihsan

RAKYATKU.COM,BANTAENG - Gejala virus corona sudah sampai di Bantaeng. Data menunjukkan, 46 warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Satu lainnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Khusus yang berstatus PDP kini dirawat di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantaeng intensif melakukan upaya preventif dan promotif dalam membendung pergerakan dan penyebaran virus corona. 
 
Identifikasi ODP dan PDP itu pun dari hasil skrining door to door yang telah dilakukan tim surveilans puskesmas. Dibantu Babinsa, Babhinkamtibmas, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Juga partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan informasi kedatangan penduduk dari luar Bantaeng.

Sebanyak 54 warga negara asing (WNA) yang bekerja di PT Huadi Nickel Alloy Indonesia diperiksa. Termasuk 425 warga negara Indonesia.

Hasilnya, 10 pekerja dinyatakan berstatus ODP. Namun, setelah 14 hari, semuanya dinyatakan sehat. 

Tim Gugus Tugas juga melakukan skrining penumpang kapal barang di PT Huadi Nickel Alloy Indonesia dan pemeriksaan kesehatan terhadap 13 kru kapal.

loading...

Hal yang sama dilakukan terhadap penumpang KM Sabuk Nusantara di Pelabuhan Bonto Jai. Seluruh kendaraan juga disemprot dengan disinfektan.

Dinas Kesehatan Bantaeng juga gencar melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai tempat umum. Yakni 457 masjid dan musala, 3 gereja, 86 sekolah, 38 perkantoran, 5 pasar, 2 rusunawa, 3 terminal serta tempat-tempat wisata atau umum lainnya. Seperti Pantai Seruni, Pantai Marina, dan lain-lain.

Pemkab Bantaeng pula membagikan leaflet imbauan tentang pencegahan virus corona (Covid-19). Serta pemasangan poster maklumat Kapolri dalam upaya pencegahan Covid-19.

"Semoga bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bantaeng. Kami meneruskan imbauan bupati untuk senantiasa melakukan social distancing dan physical distancing," jelas Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr. Andi Ihsan, Kamis (26/3/2020).
 

Loading...
Loading...