Rabu, 25 Maret 2020 06:00 WITA

Abaikan Polisi dan Tentara, Massa Obrak Abrik Rumah Pelaku Penganiayaan di Jeneponto

Penulis: Zul Lallo
Editor: Abu Asyraf
Abaikan Polisi dan Tentara, Massa Obrak Abrik Rumah Pelaku Penganiayaan di Jeneponto
Kondisi rumah pasca pengrusakan.

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Puluhan warga Jeneponto mengamuk. Mereka mengobrak abrik rumah milik Rahman, diduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan Alimuddin meninggal dunia.

Rumah itu berada di Kampung Tolo, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto. Pengrusakan terjadi Selasa siang (24/3/2020). Sekitar pukul 12.45 wita.

Pelaku pengrusakan diperkirakan berjumlah sekitar 30 orang. Mereka berangkat dari rumah duka di Dusun Pappasangeng, Desa Camba-camba, Kecamatan Batang. Massa menumpang truk.

Pelaksana tugas Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul mengatakan, massa menggunakan batu dan parang. Akibatnya, pintu rumah, kaca jendela, dan perabot rumah hancur berantakan. 

Usai melakukan pengrusakan, pelaku langsung meninggalkan tempat. 

loading...

Abaikan Polisi dan Tentara, Massa Obrak Abrik Rumah Pelaku Penganiayaan di Jeneponto

Saat melakukan pengrusakan, massa sempat dihalau personel Polsek Kelara bersama personel Koramil Kelara, namun tidak dihiraukan. Massa datang dalam keadaan emosi.

Polisi sementara melakukan pendekatan kepada keluarga kedua belah pihak. Juga mengaktifkan patroli malam di sekitar TKP guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Loading...
Loading...