Senin, 23 Maret 2020 13:40 WITA

Dalam 24 Jam, 394 Pasien Covid-19 di Spanyol Meninggal Dunia

Editor: Abu Asyraf
Dalam 24 Jam, 394 Pasien Covid-19 di Spanyol Meninggal Dunia
Rumah sakit darurat untuk pasien Covid-19 di Madrid, Spanyol.

RAKYATKU.COM - Spanyol negara kedua terparah dalam kasus Covid-19. Italia di urutan pertama. 

Pada Minggu (22/3/2020), pemerintah Spanyol mengumumkan 394 kematian baru akibat virus corona baru. Itu terjadi hanya dalam waktu 24 jam.

Kini total korban meninggal menjadi 1.720 orang. Ada kenaikan 30 persen dari hari sebelumnya.

Kementerian Kesehatan Spanyol mencatat, jumlah orang yang terinfeksi juga bertambah 3.646 atau 14,6 persen. Sekarang mencapai 28.572 orang.

Sebanyak 1.785 dirawat di unit perawatan intensif untuk virus.

loading...

Perdana Menteri Pedro Sanchez memperingatkan bahwa wabah Spanyol termasuk di antara yang paling keras di dunia. Kondisinya diperkirakan akan terus memburuk.

"Kita harus mempersiapkan diri kita secara emosional dan psikologis untuk hari-hari yang sulit di masa depan," katanya dalam pidato yang ditayangkan Sabtu malam (21/3/2020).

"Kami belum menerima dampak dari gelombang terkuat, yang paling merusak, yang akan menguji kemampuan material dan moral kami hingga batasnya, serta semangat kami sebagai masyarakat," tambahnya.

Spanyol telah mengeluarkan perintah social distancing untuk sekitar 46 juta penduduknya. Mereka hanya diizinkan meninggalkan rumah mereka untuk urusan penting. Misalnya belanja makanan, alasan medis, atau untuk mengajak anjing berjalan.

Loading...
Loading...