Jumat, 20 Maret 2020 19:05 WITA

Tiga Tentara dari 52 Orang Korban Kebakaran Pom Bensin Mini Baru Saja Lawan Covid-19

Editor: Abu Asyraf
Tiga Tentara dari 52 Orang Korban Kebakaran Pom Bensin Mini Baru Saja Lawan Covid-19
Salah seorang korban kebakaran pom bensin mini.

RAKYATKU.COM - Tiga tentara baru saja selesai melakukan penyemprotan disinfektan. Tiba-tiba mereka mendengar warga berteriak histeris, "Kebakaran, kebakaran."

Ketiganya yakni Danramil Gending, Kapten Inf Edy Sutomo bersama dua anggotanya, Serda Markus dan Koptu Santoso. 

Terbiasa bekerja di lapangan, ketiganya langsung merapat. Berniat memberikan pertolongan. Mereka menghalau warga agar tidak mendekat. Maklum, yang terbakar adalah pom bensin mini.

Danramil melihat ada tumpukan drum BBM. Makanya, dia meminta warga agar menjauh. Saat menghalau warga itu, terjadi ledakan kedua. Danramil dan dua anggotanya ikut keciprat api.

Edy Sutomo langsung dilarikan ke RSU Wonolangan Dringu. Dia menderita luka bakar 20 persen. Sementara Markus mengalami luka bakar di tangan. Santoso dirujuk ke RSSA Malang karena mengalami luka bakar 45 persen. 

loading...

Kebakaran itu terjadi di Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. 

"Apresiasi tertinggi kepada ketiga anggota tersebut karena dalam upaya membantu memberikan pertolongan kebakaran, namun terjadi musibah," kata Komandan Kodim 0820, Letkol Imam Wibowo, Jumat (20/3/2020). 

Kepala Dinas Kesehatan, Anang Budi Yoelijanto mengatakan, jumlah korban menjadi 52 orang. Dua di antaranya meninggal dunia, yakni Saiful Rosi dan Alimudin. 

Saiful Rosi meninggal Jumat (20/03/2020) di rumah sakit Saiful Anwar Malang. Sebelumnya dirujuk dari rumah sakit Wanolangan. Alimudin meninggal Kamis (19/2/2020).

Loading...
Loading...