Kamis, 19 Maret 2020 15:26 WITA

Dipicu Pelecehan Seksual, Empat Pelaku Penganiayaan di Bulukumba Jadi Tersangka

Penulis: Rahmatullah
Editor: Abu Asyraf
Dipicu Pelecehan Seksual, Empat Pelaku Penganiayaan di Bulukumba Jadi Tersangka
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana Putra

RAKYATKU.COM - Pelecehan seksual berbuntut penganiayaan di Bulukumba. Polisi lebih dahulu menetapkan empat tersangka pengeroyokan. Pelaku asusila belum satu pun ditersangkakan.

Empat tersangka itu yakni David Mursalim (19) warga Desa Bajiminasa, Muh Agus (25) dan Takdir (19), warga Desa Bontobangun, dan Udin (22) warga Desa Batukaropa.

"Ada empat orang. Kita sudah tahan dengan dugaan kasus penganiayaan," jelas Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana Putra, Kamis (19/3/2020).

Mengapa belum ada tersangka kasus pelecehan seksual? Berry mengatakan masih didalami penyidik.

"Bisa saja pelaku pelecehan ada di antara empat orang ini," katanya.

Kasus penganiayaan ini bermula pengadangan di Desa Bontobangun. Korban seorang perempuan berinisial EK. Saat itu dia dibonceng sepeda motor oleh kakaknya. Juga perempuan.

EK sebenarnya berempat. Mereka mengendarai dua sepeda motor. Datang dari arah Kota Bulukumba, mereka menuju kampungnya di Sapepe.

loading...

Di tengah jalan, rombongan EK diadang segerombolan pemuda. Sekitar enam orang. Mereka mengendari tiga sepeda motor.

Asbar, teman EK, berhasil lolos dari adangan. Karena dia laki-laki, dia mengambil jalan zig-zag. Kakak EK yang perempuan terjebak. Pelaku memalangkan motornya di depan motor mereka.

Ketika terhenti, pelaku meraba-raba paha dan dada EK. Setelah berontak, mereka akhirnya lepas. Namun, gerombolan anak muda itu mengikuti mereka hingga ke kampungnya.

Tiba di kampung EK, gerombolan itu diusir warga. Ayah korban sempat memukul mereka dengan mistar kayu. Pelaku kabur.

Lalu, seorang kerabat korban, Ahmad mencoba mengikuti pelaku seorang diri. Tiba di Bontobangun, Ahmad jadi sasaran balas dendam.
 

Loading...
Loading...