Kamis, 19 Maret 2020 01:07 WITA

Pengadang Wartawan di Jeneponto Ponakan Oknum TNI, Polisi: Sudah Dijemput

Penulis: Zul Lallo
Editor: Nur Hidayat Said
Pengadang Wartawan di Jeneponto Ponakan Oknum TNI, Polisi: Sudah Dijemput
Jumanai Dg Tinggi saat menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Tipidter Reskrim Polres Jeneponto.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Terduga pelaku yang mengadang dua orang jurnalis di Desa Sapanang, Kabupaten Jeneponto, akhirnya dijemput polisi, setelah bersembunyi selama lima hari.

Pelaku adalah Jumanai Dg Tinggi dan telah menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Tipidter Reskrim Polres Jeneponto. Tampak di hadapan penyidik tersipu sedang diinterogasi, mengenakan baju kaus hitam bis merah.

Kanit Reskrim Polres Jeneponto, Aipda Syahrir, mengatakan terduga pelaku menyangkali perbuatannya. Pelaku mengaku salah orang.

"Terduga pelaku dijemput oleh tim Pegasus bersama keluarganya. Pelaku sementara diperiksa. Katanya ada temannya na tunggu. Dan sama sekali tidak kenal korban," ujarnya, Rabu (18/3/2020).

Menurutnya, secepatnya saksi korban juga akan dilakukan pemeriksaan. "Secepatnya saksi korban akan diambil keterangannya," katanya

Selain itu, kata dia, dari TNI Mursalim tidak mencampuri. Pada saat berlangsung pemeriksaan mereka duduk di luar. 

Ditanya keluarganya itu dia bilang, "Nda taumi iya. Dia yang temani," kata Syahrir.

loading...

Babinsa Barayya Sertu Mursalim mengatakan terduga pelaku tersebut adalah ponakannya. Yang baru juga dia ketahui perlakukannya itu.

"Kemanakan, siana. Sepupu dari bapaknya. Kutelepon baru kutunggui di Polres ka ketemu," jelasnya.

"Itu hari kamanne (itu hari begini) terduga pelaku bertanya melalui telepon."

"Ada anuku, Om. Saya bilang kenapako. Itu mobil kukira mobilnya temanku. Singgah di depan rumah. Maksudnya dilihatki mengarah ke mana itu," katanya.

"Siapa tahu temanku itu. Adaji langsat. Katanya mau napanggil makan langsat," tambahnya.

Diketahui dua wartawan yang diduga diadang itu adalah Sul dan Ilham.

Loading...
Loading...