Selasa, 17 Maret 2020 17:59 WITA

Pelaku Pencabulan Bocah 5 Tahun di Makassar Dijebloskan ke Penjara

Penulis: Azwar Basir
Editor: Fathul Khair Akmal
Pelaku Pencabulan Bocah 5 Tahun di Makassar Dijebloskan ke Penjara
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Siswa kelas III SMP di salah satu sekolah di Makassar, pelaku pencabulan terhadap bocah 5 tahun di Makassar beberapa waktu lalu, telah diamankan oleh penyidik PPA Polrestabes Makassar. 

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Makassar AKP Ismail mengatakan pelaku telah diamankan di Polrestabes Makassar dan sementara dalam pemeriksaan penyidik. 

Katanya, meskipun umur pelaku di bawah umur yang baru menginjak 15 tahun. Pelaku tetap akan diproses selama tidak ada pencabulan laporan dari korban. 

"Tetap kita proses, sepanjang tidak ada kesepakatan di antara mereka, tetap kita proses. Kan aturan hukumnya tetap bisa diproses. Yah memang pelakunya masih SMP kelas III," kata AKP Ismail.

Sebelumnya diberitakan,  seorang siswa umur 15 tahun yang duduk di bangku kelas III SMP di salah satu sekolah di Makassar, melakukan pencabulan terhadap bocah 5 tahun. 

Pelaku bahkan melakukan perbuatan tak senonoh tersebut di sebuah masjid saat semua orang pulang sholat, tepatnya di Manggala Rabu 11 Maret kemarin. 

Ketua tim reaksi cepat P2TP2A Makassar Makmur Payabo mengatakan, pelaku mencabuli korban di masjid saat masjid sementara kosong. Masyarakat baru saja melaksanakan sholat zuhur dan Masjid dalam keadaan kosong.

Katanya, Pelaku sebelumnya tidak berniat mencabuli korban namun karena di wilayah tersebut sementara dalam keadaan sepi tidak ada orang, hanya mereka berdua sehingga muncul niat jahat pelaku. 

loading...

"Dia lakukan sholat zuhur tidak ada orang. Setelah melihat sementara sepi, nah ini kesempatan karena tidak ada orang. Maka pelaku melakukan pencabulan di masjid," kata Makmur Payabo. 

Makmur menjelaskan bahwa pelaku hanya meraba - raba alat vital korban. Itu merupakan pengakuan dari pelaku saat diinterogasi. 

"Memang dari keterangan pelaku tidak sampai melakukan (berhubungan intim) karena dia mengusap usap. Barang korban, " paparnya. 

Dia menambahkan, kejadian tersebut terungkap setelah korban pulang ke rumahnya dan menceritakan kepada kedua orang tuanya bahwa dia telah dicabuli." Korban ini polos dia ceritakan apa yang dilakukan sama pelaku tadi di masjid," ucapnya. 

Kedua orang tua korban langsung mencari pelaku. Lalu melaporkan pelaku ke RT setempat. Pelaku saat itu juga diamankan untuk menghindari kejadian atau dendam dari keluarga korban. 

"Saya mengambil pelaku di rumahnya RW untuk menghindari jangan sampai ada dendam dari keluarga korban," tutupnya.

Loading...
Loading...