Senin, 16 Maret 2020 21:50 WITA

Kepala Dinkes Makassar Imbau Semua RS Harus Siap-Siaga, Jangan Langsung Rujuk

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Fathul Khair Akmal
Kepala Dinkes Makassar Imbau Semua RS Harus Siap-Siaga, Jangan Langsung Rujuk

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Di kota Makassar ada 4 rumah sakit rujukan jika ada warga yang terinfeksi virus Corona. Rumah Sakit Wahidin, Tajuddin Chalid, Rumah Sakit Pelamonia dan RS Labuan Baju. 

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin. Menurutnya, Kemenkes menyiapkan 130 rumah sakit rujukan. Tujuh diantaranya berada di Sulsel. 

"Rumah sakit yang rujukan pusat ini akan di support semua, peralatannya dan hal lainnya," ujarnya kepada Rakyatku.com. Senin, 6 Maret 2020. 

Naisyah menegaskan, tetapi semua rumah sakit yang harus selalu siap siaga. Menyiapkan semua yang dibutuhkan jadi bukan hanya rumah sakit rujukan saja. Minimal, semua harus memiliki ruang isolasi.

"Kalau menerima pasien jangan langsung dirujuk, seperti tadi belum diperiksa sudah dirujuk. Sampai di Wahidin bikin penuh tempat tidur. Padahal tidak ada masuk ke kriteria," ujarnya. 

loading...

"Jadi dia harus melakukan pemeriksaan. Kalau punya ruang isolasi dimasukkan dulu. Yang paling penting, jangan merujuk harus dengan dilengkapi ronsen. Foto ronsen yang menentukan apakah dia pasien dalam pengawasan, suspec atau tidak," tegasnya. 

"Bagaimana langsung dikirim, semua orang  yang pernah dari Cina baru pilek-pilek,  langsung dikirim. Foto ronsennya tidak ada inikan memerlukan prosedur yang ribet, jika dikirim tanpa dukungan pemeriksaan awal," cetusnya.

Mantan Sekda Makassar ini, berharap 49 Rumah Sakit di Kota Makassar harus siap, terutama dalam penanganan awal sebelum dirujuk, serta harus memenuhi kriteria,  sehingga perawatan di rumah sakit rujukan bisa lebih maksimal.
  
"Semua harus punya ruang isolasi, yang dulunya tidak punya, harus punya. Tidak bisa tidak. Dia harus siap," tegasnya kembali. 

"Masyarakat bisa melapor langsung melalui layanan pengaduan call center 112," tuturnya.

Loading...
Loading...