Sabtu, 14 Maret 2020 16:51 WITA

Adnan Harap Sekretariat PPK Kawal Proses Administrasi Tahapan Pilkada Gowa 2020

Editor: Abu Asyraf
Adnan Harap Sekretariat PPK Kawal Proses Administrasi Tahapan Pilkada Gowa 2020
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan

RAKYATKU.COM - Kabupaten Gowa menjadi daerah pertama di Sulsel yang melantik sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan pun menitip harapan besar.

Adnan menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah sekretariat PPK di Hotel Best Western, Makassar, Sabtu (14/3/2020).

"Sekretariat PPK harus bisa clean government dalam mengawal pengadministrasian mulai dari tahapan hingga berakhirnya proses pilkada. Sehingga pertanggungjawaban dari setiap anggaran yang kita gunakan bisa berjalan sesuai dengan kaidah dan aturan-aturan yang ada," katanya.

Dalam penyelenggaraan pilkada, tidak sedikit anggaran Pemerintah Kabupaten Gowa yang dialokasikan untuk KPU.

"Total keselurahan berkisar 81 miliar rupiah. Untuk KPU 55 miliar rupiah dan selebihnya adalah biaya pengamanan. Anggaran ini terbilang cukup besar di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang tidak menentu," ungkap Adnan.

Adnan berharap seluruh proses tahapan Pilkada 2020 di Kabupaten Gowa menjadi tanggung jawab bersama agar dapat berjalan dengan sukses dan lancar.

"Saya mengajak bapak ibu sekalian untuk bisa bersama sama mensukseskan pilkada ini. Suksesnya pilkada tersebut bukan hanya tanggung jawab dari KPU, tetapi ini menjadi tanggung jawab dan tugas kita bersama," ujar mantan anggota DPRD Sulsel dua periode ini.

Gowa yang selama ini berada dalam zona merah pada pelaksanaan pilkada sekarang masuk dalam zona hijau atau zona aman. Hal ini tentu bukan hanya kerja Pemerintah Kabupaten Gowa, tetapi ini kerja semua pihak yang didukung seluruh lapisan masyarakat.

"Mudah-mudahan situasi ini mampu kita pertahankan bersama hingga selesainya pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. Semoga pilkada yang diselenggarakan di Gowa mampu menjadi contoh pilkada di Sulsel," katanya.

Koordinator Divisi SDM KPU Sulsel, Fatmawati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih. Sebab, KPU Gowa yang pertama kali melakukan pelantikan sekretariat PPK di Sulsel.

"Ini menjadi bukti bahwa ada akselerasi dan koordinasi yang terjalin dengan baik antara KPU dan pemerintah daerah," ungkapnya.

loading...

Tak hanya itu, Fatma juga menyampaikan beberapa poin penting yang perlu didalami lebih lanjut oleh anggota sekretariat PPK.

Pertama, anggota yang telah dilantik hari ini secara resmi telah memiliki status baru. Kedua dalam pelaksanaan tugasnya, sekretariat PPK memiliki payung hukum yang harus diperhatikan. 

Ketiga, sekretariat PPK telah diberikan kepercayaan untuk mensupport penyelenggaraan pilkada secara administratif. Oleh karena itu posisi ini sangat strategis yang menentukan penyelenggaraan berjalan sesuai tahapan. 

Keempat, pemilu tahapannya sangat cepat. Pihaknya berkeinginan anggota yang baru dilantik dapat bekerja dengan baik. Kelima, bahwa ada UUD yang mengikat kita sebagai penyelenggara.

Keenam, karena penyelenggaraan pemilu sebenarnya intinya adalah menjaga kepercayaan publik terhadap apa yang kita lakukan, maka harus komitmen untuk lebih berintegritas dan profesional dalam menjalankan tugas. 

Ketujuh, sekretariat PPK diikat oleh kode etik. Kedelapan karena era ini era digital, maka perlu dipahami semua anggota sekretariat PPK harus menguasai teknologi.

Ketua KPU Gowa, Muchtar Muis menjelaskan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah sekretariat PPK hari ini adalah yang pertama kali dilakukan KPU. 

Selama ini sekretariat PPK hanya dimintakan SK yang diterbitkan oleh pemerintah daerah. Setelah itu menjalankan tugas dan membantu teman-teman PPK sesuai dengan keputusan KPU Nomor 66 Tahun 2020 itu sudah diatur mekanisme pengangkatan dan perekrutan mulai dari PPK, PPS, sekretariat PPK, sekretariat PPS, hingga PPDP.

Salah satu poinnya diatur bahwa untuk tahun ini sekretariat PPK akan dilantik.

Loading...
Loading...