Jumat, 13 Maret 2020 15:20 WITA

Santri di Makassar Jadi Korban Pencabulan saat Menunggu Berangkat Salat Subuh

Penulis: Azwar Basir
Editor: Nur Hidayat Said
Santri di Makassar Jadi Korban Pencabulan saat Menunggu Berangkat Salat Subuh
Kanit PPA Polrestabes Makassar, Iptu Ismail.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Seorang santri penghafal Al-Qur'an  salah satu pondok pesantren di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi korban pencabulan oleh tersangka bernama Andika Eko Diputra (31). Kejadiannya berlangsung pada Januari lalu.

Kanit PPA Polrestabes Makassar, Iptu Ismail mengatakan, kejadiannya di dalam kamar korban. Saat itu korban bersama dua orang temannya hendak pergi salat subuh di masjid. 

"Dua orang temannya itu sudah duluan berangkat ke masjid dan tidak mengunci pintu kamar, sementara korban ketiduran sambil menunggu ikamah di masjid," kata Iptu Ismail, Jumat (13/3/2020). 

Setelah mendengar ikamah, lanjut Ismail, korban terbangun dari tempat tidurnya. Namun, korban kaget melihat tersangka di sampingnya dengan spontan dia teriak minta tolong. 

"Saat melihat korban bangun tersangka langsung mengambil pisau di atas lemari, kemudian menghadap ke arah korban sambil member isyarat agar diam, oleh karena korban ketakutan," paparnya. 

Namun, korban tetap teriak memanggil ibunya, sambil berusaha bangkit dari tempat tidurnya.  Akan tetapi, kata Ismail, pelaku mendorong bahu kiri korban hingga terjatuh dari atas tempat tidur. 

loading...

"Ketika korban terjatuh ke lantai, pelaku mendorong muka korban sampai tersandar di dinding, posisi korban terduduk dan bersandar ke dinding, " jelasnya. 

Tersangka kemudian memaksa dan menarik celana korban hingga pencabulan terjadi di dalam kamar tersebut. Korban tetap memberontak dan menendang tersangka hingga jatuh. 

"Tersangka menodongkan pisau ke arah wajah korban, namun korban menendang badan pelaku sebanyak dua kali untuk menghalaunya agar tidak mendekati korban," ucapnya. 

"Saat terjatuh pelaku menghentikan aksinya lalu pergi meninggalkan korban, namun masih terdengar pintu kamar diketuk-ketuk, tetapi korban tidak membukanya sampai akhirnya pelaku pergi," tutupnya. 

Tersangka melarikan diri usai melancarkan aksinya dan masuk dalam pengejaran oleh aparat kepolisian.

Loading...
Loading...