Selasa, 10 Maret 2020 17:53 WITA

Kulit Bayi ini Berwarna Kuning Akibat Penyakit Langka, Malah Disamakan Minion

Editor: Suriawati
Kulit Bayi ini Berwarna Kuning Akibat Penyakit Langka, Malah Disamakan Minion
Logan Webb

RAKYATKU.COM - Logan Webb, yang baru berusia satu tahun, tak seperti bayi pada umumnya. Ia mengalami sindrom Alagille, kelainan genetik yang menyebabkan kerusakan hati dan empedu.

Salah satu efek dari ini adalah, kulit Logan jadi berwarna kuning. Tapi orang-orang kejam malah membandingkannya dengan karakter Minion.

Orang tuanya, Gemma Channing (25) dan Lloyd Webb (27) mengatakan mereka enggan membawa anak mereka ke tempat umum, karena tak ingin mendengar hinaan.

"Orang-orang selalu bertanya kepada saya apa yang salah dengannya dan bahwa saya harus membawanya ke rumah sakit karena dia memiliki penyakit kuning," kata Gemma, yang tinggal di Devon, Inggris.

"Kami mendapati banyak orang yang mengatakan hal-hal negatif, seperti bertanya mengapa dia terlihat seperti Minion dan dia terlihat seperti Shrek atau Grinch."

"Setiap kali kami keluar sebagai keluarga selalu ada pengingat tentang kondisi Logan."

"Kami tidak bisa begitu saja meninggalkan rumah dan menjalani hari normal, kami pasti dihentikan dan diingatkan oleh seseorang tentang betapa buruknya dia."

loading...

Kondisi Logan membuat hatinya tidak berfungsi dengan baik dan tidak dapat memproses empedu di tubuhnya. Itu justru diserap ke dalam kulitnya.

Kulit Bayi ini Berwarna Kuning Akibat Penyakit Langka, Malah Disamakan MinionSelain rona kuning, kondisi itu juga menyebabkan rasa terbakar dan gatal.

Dan sebagai akibat dari cacat jantung dan hatinya, Logan tidak dapat menyerap makanan dengan baik dan ia berukuran seperti anak berusia enam bulan.

Kondisi ini juga membuat ruas tulang belakang Logan tidak berbentuk dan ia selalu merasa sakit dan tidak nyaman.

Orang tuanya harus memberi Logan dosis sepuluh obat setiap hari. Mereka telah menghabiskan sebagian besar hidup mereka di rumah sakit. Tapi senyum Logan mendorong pasangan itu untuk terus berjalan.

“Dia sangat bahagia. Dia selalu berteriak dan terkikik, dia menikmati semuanya dengan tenang dan dia mencintai kehidupan," kata Gemma.

Loading...
Loading...