Minggu, 08 Maret 2020 05:00 WITA

OPM Minta Makanan Sambil Todongkan Senjata, Ratusan Warga Tembagapura Mengungsi

Editor: Abu Asyraf
OPM Minta Makanan Sambil Todongkan Senjata, Ratusan Warga Tembagapura Mengungsi

RAKYATKU.COM - Atas nama kemerdekaan Papua, OPM mulai main paksa. Mereka meminta makanan kepada penduduk disertai ancaman.

"Mereka meminta makanan dengan paksaan dan menodongkan senjata," ungkap Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw, Sabtu (7/3/2020).

OPM atau oleh aparat Indonesia disebut Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) meneror warga di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua. 

Warga setempat yang umumnya orang asli Papua mulai merasa tidak nyaman. Keberadaan OPM membuat akses warga menjadi terbatas. Setiap saat bisa terjadi kontak tembak.

Pasukan TNI-Polri juga terus memburu mereka. Korban pun terus berjatuhan. Terutama di kubu Polri. 

"Hingga hari ini, kurang lebih 900 warga kampung yang berada di Distrik Tembagapura telah mengungsi ke Kota Timika," ujar Paulus Waterpauw. 

Warga yang mengungsi berasal dari empat kampung, yakni Kampung Longsoran, Batu Besar, Kimbeli, dan Kampung Wa Banti. 

Waterpauw bersama Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab kini telah berada di Mimika untuk meninjau langsung situasi keamanan di daerah tersebut. 

loading...

Sebelumnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) OPM mengakui telah terlibat kontak tembak dengan aparat keamanan Indonesia di Tembagapura.

Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom mengatakan, pasukannya telah menembak mobil patroli polisi di Kampung Utikini lama, distrik Tembagapura, pada Senin (2/3/2020). 

Pada Selasa siang (3/3/2020), pasukan TPNPB dipimpin Yumando Waker dan Ombakambo Magai kembali terjadi baku tembak dengan aparat keamanan Indonesia di Mile 69, dekat area operasi PT Freeport Indonesia.

Sebby mengatakan, saat baku tembak berlangsung, masyarakat dan sejumlah karyawan mengungsi ke area Mile 66.

Komando Nasional di bawah Pimpinan Panglima Tinggi General Goliath Naaman Tabuni dan Komandan Operasi Umum Major General Lekagak Telenggen bertanggung jawab atas serangan tersebut. 

"Ingat bahwa perang yang telah dan sedang dilakukan oleh TPNPB-OPM di Tembagapura atau pun di seluruh Tanah Papua adalah hanya untuk hak kemerdekaan Bangsa Papua," jelas Sebby Sambom. 
 

Tags
Loading...
Loading...