Kamis, 05 Maret 2020 19:40 WITA

Ini Alasan PT Intraco Jual Masker Hingga Rp300 Ribu Per Kotak

Penulis: Azwar Basir
Editor: Nur Hidayat Said
Ini Alasan PT Intraco Jual Masker Hingga Rp300 Ribu Per Kotak
Pemilik PT Intraco, Andry Wong.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - PT Intraco Medika Lindo Patama dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Sulsel karena menjual masker dengan harga Rp300 ribu per kotak. Pemilik PT Intraco Andry Wong (31) pun dipanggil untuk diperiksa.

Selain memeriksa pemilik PT Intraco Medika Lindo Patama, Andry Wong, penyidik Ditreskrimum Polda Sulsel Subdit 1 industri dan perdagangan menyita 48 ribu masker yang disimpan di dua gudang di Makassar.

Andry Wong yang ditemui di Mapolda Sulsel, menjelaskan terkait harga masker yang dijual PT Intraco dengan harga Rp300 ribu hingga Rp350 ribu per kotak. Andry berdalih pihaknya mendapatkan masker tersebut via online dan beberapa calo yang menawarkan masker.

"Saya beli masker Rp250.000 belum lagi ongkir. Jadi terpaksa saya jual Rp300.000 sampai Rp 350.000 per boks itu, keuntungan yang saya dapatkan Rp15-20 ribu. Sebelum ada virus corona itu kami jual Rp30.000 sampai Rp45.000," jelas Andry Wong.

Andry menjelaskan, pihaknya tidak mungkin menjual masker tersebut Rp30.000 sampai Rp45.000. Sebab, pihaknya juga mencari keuntungan apabila perusahaannya menjual dengan harga normal maka tidak ada keuntungan dia dapatkan.

loading...

Selain itu, dia mengungkapkan semenjak adanya virus corona masker makin langka dan tidak terdistribusi dengan baik.

"Yang membuat masker semakin mahal karena beberapa wilayah itu cari untung juga, misal saya punya barang jual Rp125.000, ke Bali, nah perusahaan di Bali dijual ke Kalimantan dengan harga yang lebih mahal lagi. Kemudian dijual lagi ke Papua. Itu yang membuat masker semakin mahal," jelasnya.

Sebelumnya, anggota Ditreskrimsus Polda Sulsel Subdit 1 Perdagangan menyita puluhan ribu masker di dua gudang di Makassar, milik PT Intraco Medika Lindo Patama, Jalan Gunung Latimojong, Selasa (3/3/2020).

"Kita amankan barang bukti masker sebanyak 48.550 lembar serta beberapa jerigen cairan untuk hand sanitizer, " kata Kasubdit 1 Perdagangan dan Industri Kompol Airsandi, di Mapolda Sulsel, Kamis (5/3/2020).

Loading...
Loading...