Senin, 02 Maret 2020 09:32 WITA

Arab Saudi Bikin Layanan Online untuk Pengembalian Biaya Visa Umrah

Editor: Abu Asyraf
Arab Saudi Bikin Layanan Online untuk Pengembalian Biaya Visa Umrah

RAKYATKU.COM,RIYADH - Orang-orang yang telah merencanakan haji umrah dapat memperoleh kembali biaya visa dan biaya layanan yang telah mereka bayarkan kepada agen-agen haji lokal di negara mereka, harian Arab Saudi Okaz melaporkan pada hari Minggu.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengkonfirmasi bahwa mereka telah mendirikan fasilitas online. Tujuannya, memudahkan orang memulihkan biaya visa dan biaya layanan.

Langkah ini mengikuti keputusan otoritas Saudi pada hari Kamis. Untuk sementara waktu menunda masuknya jemaah umrah karena masalah virus corona.

Keputusan itu dibuat setelah semakin banyak kasus terdaftar secara global, memperdalam ketakutan akan pandemi.

Cara Mengembalikan Uang

Mereka yang memiliki klaim perlu mengunjungi agen umrah lokal di negara mereka untuk memulihkan biaya visa.

Mereka yang memiliki pertanyaan dapat menghubungi bagian layanan kementerian di 0096692000281, atau melalui email: mohcc@haj.gov.sa.

Para pejabat Saudi mengatakan penangguhan sementara itu merupakan tindakan pencegahan. Tujuannya, melindungi para peziarah dan tempat-tempat suci dari virus corona.

"Arab Saudi merasakan tanggung jawab. Oleh karena itu kami mengambil keputusan sementara yang akan terus ditinjau," kata Mohammed Abdelali, juru bicara Kementerian Kesehatan di Arab Saudi.

Kebingungan di bandara

Beberapa jam setelah pengumuman, ada kebingungan di bandara di luar negeri. Di Beirut, penumpang yang bukan warga Saudi dilarang naik pesawat.

Emirates dan Flydubai mengatakan mereka tidak akan lagi mengangkut penumpang dengan visa turis dari China, Jepang, Italia, Iran, India, Pakistan, dan sejumlah negara lain.

loading...

Peziarah umrah akan dipengaruhi oleh penangguhan jika berlanjut hingga bulan depan. Apalagi Ramadan akan dimulai pada akhir April.

Siapkan 25 Rumah Sakit

Arab Saudi telah menyiapkan 25 rumah sakit untuk menangani setiap kasus virus corona yang mungkin terdeteksi.

Kerajaan belum melaporkan kasus virus sejauh ini. Seorang pejabat kementerian luar negeri Saudi juga mengatakan bahwa hanya umrah dan visa pariwisata untuk beberapa negara telah ditangguhkan. Sementara visa bisnis masih tersedia.

Dia juga mengatakan bahwa aktivitas perdagangan sejauh ini tidak terpengaruh oleh virus corona.

Pada Kamis (27/2/2020) kementerian luar negeri Arab Saudi mengumumkan penangguhan masuknya warga negara GCC ke Arab Saudi menggunakan ID nasional mereka. Mengharuskan mereka untuk menggunakan paspor mereka.

Semua warga Saudi diminta untuk menggunakan paspor mereka dari sekarang hingga pemberitahuan lebih lanjut, kata pernyataan itu. 

Warga Saudi di luar negeri yang ingin kembali ke negara atau warga Teluk di Arab Saudi yang ingin pergi juga diharuskan melakukan hal yang sama, menurut pernyataan itu.

Arab Saudi menerima lebih dari 7 juta pengunjung untuk wisata religi pada tahun 2017. Sekitar 45 persen dari 16 juta total kedatangan.

Arab Saudi memberikan 400.000 visa sejak membuka industri pariwisata.

Loading...
Loading...