Sabtu, 29 Februari 2020 21:30 WITA

Merasa Tidak Aman, Pelajar SMKN Korban Pengeroyokan Akan Pindah ke Takalar

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Abu Asyraf
Merasa Tidak Aman, Pelajar SMKN Korban Pengeroyokan Akan Pindah ke Takalar

RAKYATKU.COM,GOWA - Pelajar korban pengeroyokan di Gowa, ABR trauma. Dia tidak mau lagi kembali ke sekolahnya. Alasannya, tidak aman.

Ayah ABR, Irwan Tompo juga khawatir anaknya kembali jadi korban. Sama seperti peristiwa pada 21 Februari 2020 lalu.

Irwan beserta keluarganya berencana akan memindahkan anaknya itu ke sekolah yang lebih aman. 

"Rencanya saya bakal pindahkan anak saya ke sebuah sekolah di Kabupaten Takalar," katanya, Sabtu (29/2/2020).

loading...

ABR kini masih berdiam diri di rumahnya. Di sana, sejumlah keluarganya datang dan menghibur agar tidak trauma berlarut-larut.

Beberapa kali juga, teman sekelas Abu datang ke rumahnya. Memberikan semangat.

Kasus pengeroyokan itu kini masih ditangani penyidik Sat Reskrim Polres Gowa. Dua orang ditetapkan tersangka. Yakni AA dan MSR. Namun keduanya tak ditahan.

Loading...
Loading...