Sabtu, 29 Februari 2020 17:54 WITA

Muhyiddin Yassin Terpilih Jadi Perdana Menteri Baru Malaysia, Kemenangan Najib Tun Razak

Editor: Abu Asyraf
Muhyiddin Yassin Terpilih Jadi Perdana Menteri Baru Malaysia, Kemenangan Najib Tun Razak
Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin

RAKYATKU.COM,PETALING JAYA - Manuver Anwar Ibrahim pada detik-detik akhir, gagal. Dukungannya kepada Mahathir Mohammad diabaikan Raja Malaysia.

Tan Sri Muhyiddin Yassin diberi kesempatan menggantikan Mahathir. Dia langsung dilantik sebagai perdana menteri kedelapan di Istana Negara pada Minggu pagi (1/3/2020) pukul 10.30 waktu setempat.

Muhyiddin adalah ketua umum Partai Pribumi Bersatu Malaysia. Dia dianggap lebih bisa mengayomi kubu yang sedang berselisih saat ini.

Mantan menteri dalam negeri Malaysia itu sejak awal yakin terpilih. Sebab mendapat dukungan mayoritas. Terutama dari partai-partai oposisi. 

Sebelumnya, Raja telah berbicara dengan anggota parlemen dan pemimpin partai. Dia mengaku akan menentukan perdana menteri berdasarkan yang memiliki paling banyak dukungan untuk memimpin negara.

Muhyiddin didukung koalisi Barisan Nasional. Mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak berada di belakangnya.

loading...

Aliansi Najib, yang memerintah negara itu selama lebih dari enam dekade hingga Mei 2018, sekarang bisa mendapatkan kembali pijakan dan bersuara lagi tentang bagaimana ia harus dijalankan.

Mahathir mengatakan Sabtu pagi bahwa dia telah memenangkan dukungan dari koalisi Pakatan Harapan yang dia tinggalkan awal pekan ini. Tapi sepertinya sudah terlambat.

Lahir di Johor di semenanjung selatan Malaysia, Muhyiddin lulusan Universitas Malaya. Dia naik pangkat di Organisasi Nasional Melayu Bersatu, dan menjabat enam tahun sebagai wakil perdana menteri di bawah Najib.

Mengkritik penanganan Najib atas skandal dana negara 1MDB di mana miliaran dolar hilang, ia diberhentikan dari jabatannya pada 2015. Kemudian diusir dari partai. 

Pada tahun 2016, ia dan Mahathir membentuk partai Bersatu. Dia diangkat menjadi menteri dalam negeri di pemerintahan Pakatan Harapan setelah kemenangan pemilihan mereka yang menakjubkan pada 2018.

Loading...
Loading...