Jumat, 28 Februari 2020 13:41 WITA

Saudi Setop Umrah, DPR Minta Calon Jemaah Tak Panik dan Lakukan Pembatalan

Editor: Fathul Khair Akmal
Saudi Setop Umrah, DPR Minta Calon Jemaah Tak Panik dan Lakukan Pembatalan
Anggota Komisi VIII DPR, Muhammad Fauzi bersama Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Arab Saudi telah mengeluarkan larangan umrah untuk sementara, disebabkan kekhawatiran merebaknya virus corona. Jadwal keberangkatan sejumlah biro perjalanan dari dalam negeri pun tertunda.

Anggota Komisi VIII DPR, Muhammad Fauzi mengaku memaklumi kebijakan yang diambil pihak Arab Saudi. Dia berharap, jemaah calon umrah tidak panik dan menunggu perkembangan pemerintah Saudi.

“Mudah-mudahan pemberhentian ini tidak berlangsung lama. Sikap Arab Saudi tentu kita pahami, yang akan kami pastikan melalui asosiasi biro perjalanan umrah dan haji adalah jangan sampai ada hal yang merugikan calon jemaah,” katanya.

Di pihak lain, Fauzi juga berharap calon jemaah tidak melakukan pembatalan pemberangkatan. Akan tetapi tetap menunggu adanya penjadwalan ulang dari masing-masing biro perjalanan.

“Kita berharap kondisi ini tidak berlangsung terlalu lama. Jemaah umrah juga kita harapkan tidak melakukan pembatalan tapi menunggu perkembangan terbaru dari pemerintah Arab Saudi,” tambahnya.

loading...

Selain jadwal keberangkatan jemaah umrah dari dalam negeri kini tertunda. Bahkan sejumlah jemaah di bandara Soekarno Hatta yang telah boarding gagal untuk terbang.

“Kami terima laporan sejumlah jemaah yang telah tiba juga akan segera dipunlangkan karena pemberlakuan larangan yang tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu,” katanya.

Sejumlah warga asing yang dilarang masuk adalah mereka yang berasal dari Cina, Iran, Italia, Korea, Jepang, Thailand, Malaysia, Indonesia, Pakistan, Afganistan, Irak, Filipina, Singapura, India, Libanon, Syria, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan, Somalia, dan Vietman. 

Penghentian kedatangan ini bukan hanya untuk mereka yang umrah tapi juga mereka yang ingin berwisata.

Loading...
Loading...