Jumat, 28 Februari 2020 11:03 WITA

Kisah Mansur yang Sempat Jadi Ajudan Sehari, Wakil Bupati Bulukumba: Dia Sahabat Saya

Penulis: Rahmatullah
Editor: Nur Hidayat Said
Kisah Mansur yang Sempat Jadi Ajudan Sehari, Wakil Bupati Bulukumba: Dia Sahabat Saya
Momen kebersamaan Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto (kanan) dengan Mansur.

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Peci sedikit miring. Kaus berkerah berwarna oranye dikenakan Mansur. Pria berkebutuhan khusus itu duduk di samping sosok pria yang di Bulukumba memang sudah dikenal. Pria itu berkacamata, berkemeja biru, dan berpeci hitam duduk bersila di depan jemaah masjid.

Kala itu, Mansur menjadi ajudan sehari bagi Tomy Satria, Wakil Bupati Jeneponto. Dari sarapan pagi di rumah jabatan, berkantor di Pemkab Bulukumba, hingga menghadiri maulid di salah satu masjid. Keduanya selalu duduk berdampingan. Bahkan di atas mobil pun duduk bersebelahan. Sosok Mansur bagi Tomy Satria adalah sahabat.

Mansur adalah pemuda asal Borong Jatie, Kecamatan Gantarang, yang sempat disekap oleh orang tuanya. Dia lalu bebas dari sekapan usai menggigit-gigit pintu kamar mandi. Saat ditemukan oleh warga sekitar karena lari ke jalan, Mansur akhirnya dirawat di Makassar. Intensif dengan penuh perhatian.

Tomy Satria mulai mengenal Mansur saat mendapat perawatan. Beberapa kali dia membesuknya hingga akhirnya sehat dan dipulangkan ke Bulukumba. Tinggal di Dinas Sosial dan mendapat asupan gizi yang baik.

Selama berbulan-bulan, Mansur menjadi binaan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba. Mendapat kunjungan sejumlah pejabat, dan hadiah beragam.

Rabu (26/2/2020), saat publik Bulukumba sedang disibukan dengan rencana Pilkades, kabar duka menghampiri. Pemuda yang sangat ingin masuk pesantren itu dikabarkan meninggal dunia. Dia menghadap Sang Pencipta.

loading...

Dari Negeri Jiran Malaysia, terembus kabar duka itu. Mansur meninggal pukul 18.00 waktu Malaysia.

"Bagi saya almarhum Mansur bukan orang lain, dia seperti keluarga, sahabat. Sebagai orang yang pernah bercengkerama dengan Mansur dan menyimpan prihatin, tentulah saya merasa kehilangan. Selamat jalan sahabat, semoga husunulkhatimah," kata Tomy.

Sebagai salah satu orang yang dekat dengan Mansur saat dibina di Dinas Sosial, Tomy mengajak kepada seluruh masyarakat, khususnya Bulukumba untuk mendoakan almarhum Mansur.

"Ayo kita doakan sahabat Mansur. Semoga almarhum husnulkhatimah dan amal ibadahnya diterima di sisi Allah swt. Semoga almarhum Mansur dilapangkan kuburnya,” kata Tomy.

Tomy memang memperkenalkan Mansur sebagai seorang sahabat di depan banyak orang kala itu. "Mansur ini bukan pemuda yang kelainan jiwa, Mansur ini merupakan pemuda yang berkebutuhan khusus," ungkap Tomy saat itu.

Loading...
Loading...