Kamis, 27 Februari 2020 18:53 WITA

Arab Saudi Tolak Jemaah Umrah, Pengusaha Travel di Makassar Kaget 

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Abu Asyraf
Arab Saudi Tolak Jemaah Umrah, Pengusaha Travel di Makassar Kaget 
Nur Hayat (kiri) dan Azhar Gazali (kanan).

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Bos Travel Al Jasiyah, Nur Hayat dibuat kaget pagi-pagi. Dia mendapat informasi bahwa Arab Saudi menolak jemaah umrah. Termasuk dari Indonesia.

Padahal, 200 jemaah umrah siap diberangkatkan. Setidaknya ada lima pemberangkatan sepanjang Maret hingga April. Terdekat, berangkat pada 1 Maret. Kurang dari sepekan.

"Ini kebijakan yang mendadak kita terima pagi ini," ujar Nur Hayat, Kamis (27/2/2020). 

Dia mengatakan, 39 jemaah Al Jasiyah saat ini masih berada di Madinah. 

Selanjutnya dijadwalkan berangkat pada 1 Maret, 29 Maret, dan 30 Maret. Lalu 6 April dan 23 April. Totalnya 200 jemaah. 

"Terpaksa di-reschedule. Menunggu putusan pemerintah Saudi. Kapan visa umrah bisa dibuka lagi," tambah Hayat.

Beruntung, jemaah bisa memahami kondisi ini. Bukan kesalahan travel, melainkan kebijakan pemerintah Saudi.

loading...

"Semoga penutupan ini tidak lama dan segera dibuka lagi," harap dia. 

Ketua Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Sulampua, HM Azhar Gazali meminta jemaah bersabar.

"Kita harus bersabar dulu karena itu adalah kebijakan dari Arab Saudi," ujarnya. 

Tidak ada pilihan lain kecuali membuat jadwal ulang keberangkatan. 

"Kita tentunya bekerja sama dengan seluruh stakeholder untuk kembali melakukan reschudle keberangkatan. Rugi pasti kita rugi waktu, tapi mau bagaimana lagi," paparnya. 

Tags
Loading...
Loading...