Selasa, 25 Februari 2020 17:29 WITA

Bupati Luwu Utara Hadiri Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa

Editor: Abu Asyraf
Bupati Luwu Utara Hadiri Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

RAKYATKU.COM - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, menghadiri sosialisasi prioritas penggunaan dana desa di Four Point by Sheraton Hotel, Makassar, Selasa (25/2/2020).

Acara itu dirangkaikan rapat kerja percepatan penyaluran dan pengelolaan dana desa di Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2020. 

Acara ini dibuka Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. Dihadiri Direktur Penataan dan Administrasi Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Aferi Syamsidar Fudail.

Hadir pula Direktur Pembangunan Ekonomi Kawasan Perdesaan Kemendes, Lutfi Latif. 

Kepala daerah se-Sulsel ikut hadir bersama camat, kepala desa, dan lurah. 

Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kabupaten/kota dengan kepala desa serta pendamping desa.

Bupati Luwu Utara Hadiri Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa

loading...

"Pemerintah provinsi juga terus mendorong bagaimana kita berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota. Provinsi juga memiliki anggaran Rp10 triliun. Uang provinsi ini adalah uang kabupaten/kota juga. Tetapi di satu sisi uang kabupaten/kota bukan uang provinsi," canda Nurdin Abdullah.

Pemprov, katanya, akan selalu turun ke daerah untuk berdiskusi apa yang dibutuhkan dan apa program prioritas pemerintah yang bisa disinergikan. Sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat Sulsel. 

"Kepala desa harus membangun sistem perencanaan yang transparan. Kuncinya bagaimana pendampingan dengan perangkat daerah terkait dalam hal ini PMD, bisa berjalan baik," harapnya.

Untuk itu, kepala desa dan pendamping desa diharapkan bisa betul-betul bekerja secara profesional di lapangan. 

"Inti dari pertemuan kita adalah penguatan dengan jaminan kepala desa akan terus di-back-up untuk melakukan inovasi-inovasi di daerah guna mendorong peningkatan PAD di Provinsi Sulawesi Selatan," tutup Nurdin.

Loading...
Loading...