Selasa, 25 Februari 2020 10:39 WITA

Ditelepon Pak Camat, Keluarga Pelajar SMKN Korban Pengeroyokan di Gowa Tolak Beri Maaf

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Abu Asyraf
Ditelepon Pak Camat, Keluarga Pelajar SMKN Korban Pengeroyokan di Gowa Tolak Beri Maaf
Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir.

RAKYATKU.COM,GOWA - Alimuddin Padjarang mendapat telepon dari nomor yang tak dikenal, Minggu (23/2/2020). Pemilik suara mengaku sebagai camat di Kabupaten Gowa.

Dalam perbincangan itu, penelepon menyebut anaknya terlibat dalam pengeroyokan ARB. Pelajar SMKN 2 Sungguminasa.

Pria yang mengaku camat itu minta waktu untuk bertemu. Dia ingin menemui korban bersama anaknya. Berniat meminta maaf langsung kepada korban. Namun, Alimuddin menolak.

"Kejadiannya hari Jumat. Dia baru mau minta maaf hari Minggu. Ke mana saja dia?" ujar Alimuddin ketus.

Menurut Alimuddin, putra camat itu yang menjadi aktor intelektual. Dia yang memerintah beberapa temannya menjemput ARB di kelasnya dan menganiayanya. Belakangan diketahui, para pelaku salah orang.

loading...

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir mengaku belum tahu bahwa salah seorang tersangka, anak seorang camat. Dia juga baru dapat informasinya. 

"Yang beredar ada salah satu anak pejabat. Tapi sampai sekarang kami masih cari tahu, anak pejabat atau bukan," ujar Jufri.

Sampai hari ini, Selasa (24/2/2020), sudah ada empat orang yang ditetapkan tersangka. Dua telah ditahan yakni AA (17) dan MSR (17). 

Dua lainnya Kami Muhammad (24) dan Faisal (25) masih dalam pengejaran polisi. 

Loading...
Loading...