Senin, 24 Februari 2020 19:26 WITA

Gapoktan Dua Kecamatan Punya Aset Rp2,2 Miliar, Bupati Luwu Utara Angkat Jempol

Editor: Abu Asyraf
Gapoktan Dua Kecamatan Punya Aset Rp2,2 Miliar, Bupati Luwu Utara Angkat Jempol
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

RAKYATKU.COM,LUWU UTARA - Indah Putri Indriani (IDP) membolak balik naskah sambutan. Bupati Luwu Utara itu membaca sekilas kertas berkop garuda itu sebelum memberi sambutan.

IDP menghadiri rapat anggota tahunan (RAT) gabungan kelompok tani (gapoktan), Senin (24/2/2020). Acara digelar di Desa Sukamukti, Kecamatan Sukamaju Selatan.

Ada 16 gapoktan yang berkumpul. Berasal dari dua kecamatan, yakni Sukamaju dan Sukamju Selatan. Mereka adalah gapoktan pengelola kegiatan PLDPM, PUPM, dan PUAP Kabupaten Luwu Utara.

Gapoktan di Sukamaju dan Sukamaju Selatan peserta RAT terbanyak di Luwu Utara. Sebelumnya, di Kecamatan Bone-Bone dan Tanalili hanya 8 gapoktan.

"Gapoktan ini menurut kami adalah gapoktan yang sehat. Salah satu indikator gapoktan yang sehat adalah dilakukannya rapat anggota tahunan (RAT)," kata Indah.

RAT, kata dia, merawat budaya transparansi dan akuntabilitas. Juga jadi kesempatan pengurus menyampaikan laporan secara terbuka kepada seluruh anggota gapoktan.

Gapoktan Dua Kecamatan Punya Aset Rp2,2 Miliar, Bupati Luwu Utara Angkat Jempol

loading...

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara sangat perhatian terhadap sektor pertanian. Sebagaian PDRB Kabupaten Luwu Utara didominasi sektor pertanian, khususnya tanaman pangan.

"Saya atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi para pejuang pangan atau pencetak rupiah. Karena telah berkontribusi dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi di daerah kita, khususnya di sektor pangan," kata IDP.

Mantan dosen Universitas Indonesia ini menambahkan, 16 gapoktan di Sukamaju dan Sukamaju Selatan punya aset besar. Lebih Rp2,2 miliar. Ada peningkatan dari sebelumnya.

Menurut IDP, dibutuhkan gapoktan atau petani yang entrepreneur. Yang bisa berusaha dan berani mengambil risiko.

"Sesuai arahan Mentan, kita berharap akan menghasilkan pertanian yang mandiri untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kita. Kita juga menginginkan inflasi yang salah satunya disumbang dari sektor pertanian," lanjutnya.

Acara ini turut dihadiri Wakapolres Luwu Utara Komp Amir Majid; perwira penghubung Syafaruddin; Kadis Ketahanan Pangan Ir Alauddin Sukri; para pimpinan SKPD terkait, serta pimpinan perbankan.

Loading...
Loading...