Senin, 24 Februari 2020 18:31 WITA

"Kasihani Saya Ibu," Bocah 8 Tahun Dihukum Ayah Tiri hingga Biji-bijian Tumbuh di Lututnya

Editor: Abu Asyraf
Alina Yumasheva

RAKYATKU.COM - Dua lutut Denis tak lagi berbentuk. Dipenuhi biji-bijian atau kerikil kecil. Seorang perawat mengaku baru menemukan kasus seperti itu selama 43 tahun kariernya.

Bocah delapan tahun itu sudah lama menderita. Perlu dioperasi untuk menghilangkan biji-biji tajam yang tertanam di lututnya. Biji-biji yang mulai tumbuh dari kulitnya.

Jika dia pulang terlambat dari sekolah atau melanggar peraturan, dia dipaksa berlutut di tumpukan biji-bijian. Tidak tanggung-tanggung, antara 30 menit hingga sembilan jam. Seringkali dalam keadaan telanjang. 

Denis adalah putra Alina Yumasheva (27). Ayahnya sudah meninggal. Ibundanya, Alina, menikah lagi dengan suami baru, Sergey Kazakov (35). Penderitaan dimulai di situ.

Ayah tirinya kejam. Tidak hanya menghukumnya dengan berlutut berjam-jam. Jika Denis bergerak, ayat tiri menendangnya. Lebih miris lagi, tidak memberinya makan.

Bocah itu memohon kepada ibunya untuk berhenti dari hukuman itu. "Sudahlah bu, kasihani saya ibu," pintanya.

Namun, Alina menolak. Takut pada suaminya. Hingga akhirnya, Denis melarikan diri. Meminta bantuan tetangga.

Alina Yumasheva

"Tidak ada kulit di lututnya, hanya daging mentah," ujar seorang tetangga yang menolongnya pertama kali. 

Perawat Lyudmila Sharapova, yang merawat Denis, mengatakan itu adalah pertama kalinya dalam 43 tahun kariernya. Baru kali ini, dia melihat cedera yang sangat dahsyat. 

loading...

"Luka-lukanya terinfeksi. Soba telah tertanam di kulitnya selama beberapa hari. Mengerikan," katanya kepada pengadilan di Omsk, Siberia barat daya. 

"Ketika saya membersihkan lukanya, dia bertanya kepada saya, 'Bibi, maukah kamu mengambil saya dalam keluargamu?'," ujar Sharapova menirukan Denis seperti dikutip dari Metro. 

Yumasheva dijatuhi hukuman satu setengah tahun penjara. Sementara Kazakov, yang merupakan dalang di balik penyiksaan, dipenjara selama empat setengah tahun. 

Denis sekarang berada di panti asuhan. Dia kemungkinan diadopsi setelah berbagai keluarga melihat penderitaannya.

Yumasheva dan Kazakov mengatakan Denis dihukum karena melarikan diri dari rumah dan mencuri uang. 

Hukuman berlutut itu dijatuhkan pada bocah itu selama sepuluh hari berturut-turut pada Mei 2019. Juga di waktu-waktu lainnya, di mana Kazakov menendangnya dan menarik rambutnya. 

Kazakov dan Yumasheva dinyatakan bersalah karena menimbulkan penderitaan fisik dan psikologis kepada bocah itu. 

Ayah tiri mengatakan kepada pengadilan, "Saya sepenuhnya menyadari apa yang telah saya lakukan dan saya sangat menyesalinya. Saya meminta korban untuk memaafkan saya." 

Ibunya mengaku, "Saya membuat banyak kesalahan dalam membesarkan anak saya." 

Pasangan ini didenda total £ 4.825 atau sekitar Rp86,7 juta yang harus dibayarkan kepada Denis.
 

Loading...
Loading...