Minggu, 23 Februari 2020 23:02 WITA

Beda Jauh Hasil Survei Dua Lembaga tentang Anies Baswedan, Percaya Mana?

Editor: Abu Asyraf
Beda Jauh Hasil Survei Dua Lembaga tentang Anies Baswedan, Percaya Mana?
Anies Baswedan dalam sebuah kesempatan.

RAKYATKU.COM - Dua lembaga survei memotret potensi calon presiden 2024. Dilakukan hampir bersamaan, hasilnya beda jauh. Mana yang lebih valid?

Indo Barometer lebih dahulu menggelar survei. Dilakukan 9-15 Januari 2020. Ada 1.200 responden dari 34 provinsi.

Metode penarikan sampel menggunakan multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,83 persen. Tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasilnya, Prabowo Subianto terkuat dengan 22,5 persen. Hampir sama dengan temuan Parameter Politik Indonesia (PPI) dan Politika Research and Consulting (PRC).

Hanya persentasenya lebih kecil di PPI dan PRC. Elektabilitas Prabowo masih tertinggi, namun hanya 17,3 persen.

Nah, yang menarik adalah elektabilitas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Indo Barometer menemukan bahwa Anies menempel Prabowo dengan 14,3 persen. Disusul Sandiaga Salahuddin Uno 8,1 persen.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari menyebut, masih ada 3,0 persen tidak memilih. Lalu, rahasia 3,3 persen, belum memutuskan 20,7 persen, sisanya tidak tahu atau tidak menjawab 10,3 persen.

Indo Barometer sempat membandingkan Prabowo dengan empat gubernur di Jawa. Mulai Anies Baswedan, lalu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Alasan Indo Barometer karena keempatnya berada di provinsi yang jumlah populasi pemilihnya separuh dari penduduk Indonesia.

loading...

Hasilnya Prabowo Subianto 41,4 persen, Anies Baswedan 23,3 persen. Prabowo Subianto 46,7 persen dengan Ridwan Kamil 17,8 persen.

Lalu, Prabowo Subianto 47,7 persen dengan Ganjar Pranowo 18,8 dan Prabowo Subianto dengan Khofifah Indar parawansa 17,1 persen.

Sementara berdasarkan survei Parameter Politik Indonesia (PPI) dan Politika Research and Consulting (PRC), elektabilitas Anies Baswedan jeblok. Lembaga ini menguji 30 tokoh.

Hasilnya, Prabowo 17,3 persen, Sandiaga Uno sebesar 9,1 persen, Ganjar Pranowo 8,8 persen, lalu di posisi keempat Anies Baswedan 7,8 persen.

Direktur Eksekutif PPI, Adi Prayitno mengatakan elektabilitas capres 2024 Anies Baswedan cenderung terjun bebas sejak awal tahun 2020. Dia menyebut ini dikarenakan permasalahan banjir di DKI Jakarta.

Adi mengatakan bukan persoalan atau bullying terkait formula E atau lem aibon yang menggerus elektabilitas Anies. Banjir, menurutnya, yang sukaes menurunkan elektabilitas Anies tanpa perlu dibully.

"Hanya banjir yang kalahkan Anies, bukan formula e, lem aibon atau buser, itu menunjukan semakin Anies dibully dikritik, Anies semakin mendapatkan simpati," ujar Adi saat memaparkan hasil surveinya di Hotel Gren Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (23/2/2020).
 
"Tapi ketika banjir 1 Januari sampai sekarang tanpa dibully Anies turun sendirinya secara tertib perlahan turun," lanjut dia.

Loading...
Loading...