Sabtu, 22 Februari 2020 16:19 WITA

Kehidupan Orang Pinggiran: Datang dari Jeneponto, Jadi Pemulung di Gowa

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Nur Hidayat Said
Kehidupan Orang Pinggiran: Datang dari Jeneponto, Jadi Pemulung di Gowa
Kondisi permukiman warga di di atas bukit Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, berjejer rumah kecil berdinding kayu.

RAKYATKU.COM, GOWA - Di atas bukit Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, berjejer rumah kecil berdinding kayu.

Rumah itu, berdiri tegak saling menyamping dengan rumah lainnya. Beberapa seng di rumahnya juga sudah tampak berkarat dimakan usia.

Para pemilik rumah saling bercengkrama. Duduk di salah satu teras rumah. Beberapa dari mereka, ada yang menggendong anak yang usianya masih bulanan.

Rumput liar setinggi pergelangan kaki orang dewasa di depan rumah mereka, memenuhi sebagian tanah di sana. Ada juga sampah yang dikumpul dalam satu lokasi.

Sabtu (22/2/2020). Anggota Polres Gowa, dipimpin Kapolres Gowa, AKBP Boy FS Samola mengunjungi kawasan itu.

Untuk sampai ke sana, anggota harus menaiki sebuah tanjakan terjal. Namun itu tidak butuh waktu lama.

Warga di sana menyebut, mereka semua didominasi dari Kabupaten Jeneponto. Mencari nafkah di Kabupaten Gowa.

Mereka rata-rata berprofesi sebagai pemulung. Mengais rezeki dengan mengumpulkan barang bekas, di kabupaten berjuluk Butta Bersejarah itu. 

loading...

Ragam profesi kalangan orang pinggiran itu, demi mencari sesuap nasi untuk dirinya dan keluarga mereka.

"Kalau di sini macam-macam pekerjaannya. Ada yang pemulung, buruh bangunan, ada juga yang masih menganggur. Rata-rata di sini orang Jeneponto. Ada juga dari Malakaji," kata salah satu warga.

Dalam kunjungan sosial Polres Gowa di sana, beberapa dari mereka mendapat bantuan berupa uang tunai. Langsung dari AKBP Boy Samola.

Dibungkus dengan amplop putih, dan dilapisi dengan map putih. Di depannya, tertulis dengan indah 'Polres Gowa'.

Mantan Kapolres Luwu Utara itu, memberikan bantuan tersebut kepada salah satu orang tua bayi disana. Yang saat itu, anaknya sedang demam.

"Ini ada rezeki sedikit. Tolong anaknya dibawa ke dokter pak ya," pesan Boy, kepada orang tua itu.

Tags
Loading...
Loading...