Sabtu, 22 Februari 2020 12:45 WITA

Bertemu Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Wagub Sulsel Bahas Proyek Mamminasata

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Andi Chaerul Fadli
Bertemu Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Wagub Sulsel Bahas Proyek Mamminasata

RAKYATKU.COM - Di sela-sela kunjungan kerjanya di Jakarta, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman bertemu Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PUPR.

Pertemuan ini dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR, Danis Hidayat Sumadilaga didampingi Sekertaris Dirjen, Iskandar.

Andi Sudirman membahas terkait proyek strategis nasional, yakni Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa/Gowa, dan Takalar).

Mulai terkait kelanjutan pembangunan sistem SPAM (Sistem Penyedia Air Minum) regional Mamminasata di Somba Opu, tempat pembuangan akhir (TPA) dengan teknologi pengelolaan sampah menjadi energi listrik atau penerapan waste to energy dan terkait bendungan jenelata di Gowa.

Danis meminta Andi Sudirman Sulaiman untuk mengawal program pusat di Sulawesi Selatan.

"Saya meminta Pak Wagub untuk mengawal program regional 4 Kabupaten/Kota di Sulsel, yang nantinya Pak Wagub mengundang untuk pembicaraan detail di Makassar," jelasnya.

loading...

Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa pertemuan ini bagaimana tindak lanjut membahas tindak lanjut SPAM dan TPA regional waste to energy yang mandek.

"Pertemuan ini merupakan tindak lanjut SPAM dan TPA regional Waste to Energy (WTE). Program ini sudah mandek dalam kurung waktu beberapa tahun terakhir. Permintaan Kementerian untuk komitmen bersama dalam mewujudkan program strategis yang bernilai Triliunan ini untuk hadir di Imdonesia Timur di Makassar, Maros, Takalar, dan Gowa," bebernya.  

"Pertemuan ini juga membahas usulan perbaikan sapras sekolah baik SD/MI, SMP/MTsN, dan SMA/SMK/MAN serta revitalisasi pasar tradisional di Kabupaten/Kota yang memprihatinkan kondisinya," tambahnya.

Sekedar diketahui, Wagub Sulsel telah mengawal program strategis nasional di Takalar, yakni Bendungan Pamukkulu. Meski sempat terhenti 600, hingga akhirnya akhir tahun 2019 kembali aktif progres pengerjaannya.

Loading...
Loading...