Selasa, 18 Februari 2020 20:18 WITA

Dua Hari Setelah Nikah, Oksana Ditelpon Wanita yang Mengaku Istri Raja Malaysia

Editor: Suriawati
Dua Hari Setelah Nikah, Oksana Ditelpon Wanita yang Mengaku Istri Raja Malaysia
Oksana Voevodina dan mantan suaminya, Sultan Muhammad V

RAKYATKU.COM - Oksana Voevodina telah menguak rahasia lain dalam hubungannya dengan mantan suaminya, Sultan Muhammad V.

Ratu kecantikan Rusia ini mengatakan bahwa pada hari kedua pernikahannya, dia menerima telpon dari seorang model Ceko yang mengaku sebagai istri Sultan.

Wanita berusia 27 tahun itu menceritakan bahwa dia menjawab telepon suaminya ketika dia berada di kamar mandi. Nama kontak itu adalah 'Bob'.   

"Suamiku ada di kamar mandi, teleponnya berdering, menampilkan nama Bob. Saya yakin itu adalah rekannya atau teman Amerika-nya yang ingin memberi selamat kepada kami atas pernikahan kami," katanya pada Channel One.

"Saya mengangkat telepon dan mendengar suara perempuan histeris berteriak kepada saya: Saya adalah istrinya. Dan jangan pernah berani mengangkat telepon suamiku."

Oksana mengatakan wanita Ceko itu menyebut dirinya Diana Petra, nama Islamnya.

Dua Hari Setelah Nikah, Oksana Ditelpon Wanita yang Mengaku Istri Raja MalaysiaSultan Muhammad V dan Diana Petra

Dia mengatakan bahwa telpon itu memicu pertengkaran antara dia dengan suami barunya, yang dia panggil Faris.

loading...

"Faris keluar dari kamar mandi dan saya bertanya apa yang sedang terjadi. Dia mengambil telepon dan pergi ke kamar lain," katanya.

“Dia kembali setelah beberapa saat dan mengatakan kepada saya bahwa itu mantan istrinya yang tidak tahu tentang saya dan marah."

"Dia juga mengatakan ada beberapa pertanyaan di antara mereka tentang properti yang belum diselesaikan." 

Oksana mengklaim bahwa wanita yang sama juga telah menghubungi ayahnya, Andrey Gorbatenko, dan mengklaim bahwa dia masih berstatus istri Sultan Muhammad. 

Mantan suaminya belum mengomentari klaim ini.

Oksana dan Sultan Muhammad V kini tenggelam dalam pertempuran perceraian yang pahit. Mereka belum menemukan kesepakatan mengenai tunjangan cerai.

Loading...
Loading...