Senin, 22 Agustus 2016 17:41 WITA

Danny Minta BPJS Kesehatan Bangun Rumah Sakit di Makassar

Penulis: Trio Rimbawan
Editor: Jumardin Akas
Danny Minta BPJS Kesehatan Bangun Rumah Sakit di Makassar
Danny Pomanto

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Memiliki program Home Care, Wali Kota, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto berharap serta meminta agar Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan) memberikan bantuan berupa rumah sakit atau sarana kesehatan kepada pemerintah kota Makassar.

Sebab, BPJS Kesehatan dianggap telah mengambil keutungan besar dari pemkot karena anggaran yang digelontorkan untuk program BPJS kesehatan bagi warganya yang kurang mampu cukuplah besar, yakni berkisar 42 miliar.

"Selayaknya BPJS Kesehatan aktif bantu program kesehatan home care, misalnya membangun rumah sakit khusus bagi rujukan home care di Makassar, karena selama ini pemkot berjuang dengan program home care dimana ini program gratis bagi warga," ujar Danny, di Kantor Balaikota, Senin. (22/8/2016).

Danny Minta BPJS Kesehatan Bangun Rumah Sakit di Makassar

Menurut Danny, sejauh ini pemerintah kota Makassar menanggung biaya warga kurang mampu baik yang sakit atau pun tidak sakit setiap tahun. Padahal, kota Makassar sudah punya program kesehatan gratis yakni home care yang dianggap sangat membantu masyarakat selama ini.

loading...

Bahkan dengan program Home Care, kota Makassar berhasil meraih penghargaan sebagai kota yang punya inovasi terbaik dalam ajang top inovasi pelayanan publik nasional dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara(KemenpanRB) pada 2016 ini. 

"Kenapa kita bayar mahal kalau ada gratis, jadi BPJS kesehatan harus mensuport home care ini, jangan biarkan pemkot berjuang sendiri untuk kesehatan masyarakat, apalagi kan dibayar mahal ini BPJS kesehatan ."jelasnya.

Dia menambahkan, jika BPJS kesehatan tutup mata atas kondisi yang terjadi sekarang ini, dimana program home care berjalan lancar. Sementara, BPJS kesehatan hanya menunggu komersialisasi atas keuntungan yang didapatkan dari pembayaran 42 miliar tersebut, maka pihaknya berencana ikut menggugat BPJS kesehatan seperti daerah lainnya.

"Saya kira niat saya ada untuk menggugat seperti daerah lain, kalau BPJS Kesehatan membiarkan ini terus menerus, dalam kontes penganggaran kita bayar sangat mahal sampai 42 miliar untuk mengcover," pungkasnya.
 

Loading...
Loading...