Minggu, 16 Februari 2020 13:30 WITA

"Saya Bersiap Mati," Wanita ini Didiagnosis Kanker, Rupanya Cacing Meringkuk di Hatinya

Editor: Suriawati
Cassidy Armstrong

RAKYATKU.COM - Seorang wanita yang sudah "bersiap-siap untuk mati" setelah diagnosis kanker stadium akhir, menemukan bahwa tumor masif di hatinya sebenarnya adalah cacing pita yang sangat besar.

Cassidy Armstrong, dari Alberta, Kanada, menderita sakit di sisi kanan perutnya selama bertahun-tahun.

Gejala wanita berusia 36 tahun itu mulai memburuk tahun lalu ketika ia kehilangan berat badan 25 kg. Ia juga mengalami anemia, masalah pencernaan dan susah tidur. Rasa sakit di tulang rusuknya juga meningkat.

Dia khawatir dia mungkin memiliki batu empedu dan meminta USG. Dokter akhirnya menemukan massa raksasa di hatinya, dan memberikan diagnosis yang menghancurkan, yaitu fibrolamellar carcinoma.

Dia dianggap mengidap kanker hati langka yang menyerang orang di bawah 40 tahun.

Karena "tumor" di hatinya begitu besar, Armstrong diberi tahu bahwa ia kemungkinan hanya akan hidup beberapa tahun lagi.

"Saya bersiap-siap untuk yang terburuk," katanya pada acara AS Today. "Saya bersiap untuk mati."

Dokter menghindari biopsi karena berisiko menyebarkan kanker lebih lanjut. Mereka berupaya menghilangkan pertumbuhan tumor di kantong empedunya, dua pertiga dari hatinya dan beberapa nodul di paru-parunya.

Ketika hasil tes kembali beberapa hari kemudian, terungkap bahwa tumor itu bukanlah tumor, melainkan parasit.

loading...

Lebih khusus lagi, itu adalah cacing pita panjang yang meringkuk di hatinya.

Dia diberi diagnosis baru yaitu alveolar echinoccosis (AE), penyakit langka yang disebabkan oleh cacing pita echinococcus multilocularis.

Itu tidak fatal, tapi mengharuskan dia harus minum obat anti-parasit selama sisa hidupnya.

"Saya tidak yakin harus berpikir apa," katanya. "Saya bertanya kepada mereka, 'Apakah ini bagus?' dan mereka berkata, 'Ini jauh lebih baik daripada apa yang kami pikir Anda miliki'."

AE sangat jarang, tetapi orang yang bekerja sebagai pemburu atau dokter hewan beresiko tinggi tertular, seperti halnya mereka yang memiliki kontak dengan rubah liar, anjing hutan atau anjing dan kucing yang memakan hewan pengerat liar.

Armstrong tidak tahu bagaimana dia bisa dimasuki cacing. Tapi ia mengatakan itu mungkin terkait dengan pekerjaan lamanya di mana dia memperbaiki peralatan pertanian.

Cacing pita memiliki siklus hidup yang panjang, dan dia menduga itu mungkin telah tumbuh di hatinya selama 10 atau 15 tahun.

Hanya ada 15 kasus AE di Alberta sejak 2013, dan para ahli mengatakan itu mudah disalahpahami sebagai kanker.

Loading...
Loading...