Sabtu, 15 Februari 2020 12:17 WITA

Erna Rasyid Taufan dan Rektor UINAM Jadi Pembicara di Seminar Nasional PGMI Parepare

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Andi Chaerul Fadli
Erna Rasyid Taufan dan Rektor UINAM Jadi Pembicara di Seminar Nasional PGMI Parepare

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Dewan Pengurus Daerah Pengurus Guru Madrasah Indonesia (DPD PGMI) Parepare menggelar seminar nasional di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Walikota Parepare, Sabtu (15/2/2020). Kegiatan ini mengusung tema Peluang Pendidikan Abad ke 21 di Era Digital untuk Mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Ketua DPD PGMI Kota Parepare, Martinah mengatakan, pelaksanaan pelantikan dan seminar nasional ini menjadi kebanggaan tersendiri karena dilaksanakan di tempat yang istimewa.

"Ini kebanggaan kita bersama karena diadakan ditempat yang spesial. Dan itu menandakan bagaimana perhatian Pemkot Parepare terhadap kemajuan keagamaan di Kota Parepare ini dan juga kemajuan pendidikan," katanya.

Pada momentum kali ini, kata dia, pihaknya juga menggelar seminar yang menghadirkan tiga pemateri. Yakni Ketua DPW Provinsi Sulsel, Kaswad Sartono, Rektor UIN Alauddin Makassar (UINAM), dan satu-satunya perempuan, yakni Erna Rasyid Taufan.

"Bukan tanpa alasan kita tetapkan Ibu Ketua TP PKK Kota Parepare sebagai pemateri. Karena tidak sedikit peran beliau dalam mengembangkan keagamaan dan juga pendidikan di Kota Parepare ini. Bahkan tidak sedikit peran-peran beliau dalam menunjang kerja-kerja keagamaan," urainya.

loading...

Ketua DPW PGMI Sulsel, Kaswad Sartono mengungkapkan, jika pada momen kali ini juga sebuah kebanggaan. Karena hadirnya sosok wali kota Parepare yang peduli akan pendidikan dan keagamaan dan peran besar ada di pesantren dan juga madrasah.

"Untuk mewujudkan penyelarasan antara keagamaan dan pendidikan besar peran pesantren dan madrasah," ungkap dia.

Diapun menuturkan, selama ini saya dengar di Kota Parepare memiliki program peduli pesantren.

"Apalagi peluang kita ini di PGMI sangat besar karena Walikota Parepare peduli akan hadir dan berkembangnya pesantren, bahkan setiap sekolah umum yang hendak selesai harus melalui proses pendidikan pesantren, ini sesuatu hal yang sangat baik," pungkas dia.

Loading...
Loading...