Jumat, 14 Februari 2020 21:47 WITA

Hebat, Luwu Utara Terbaik Kedua Nasional Capaian Program READSI

Editor: Abu Asyraf
Hebat, Luwu Utara Terbaik Kedua Nasional Capaian Program READSI
Luwu Utara mencatat prestasi pada capaian READSI.

RAKYATKU.COM - Luwu Utara kembali mencatat prestasi. Kali ini terkait program Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling Up Initiative (READSI).

READSI merupakan salah satu program Kementerian Pertanian. Program ini mendukung terwujudnya visi pembangunan pertanian yaitu tercapainya kedaulatan pangan dan meningkatnya kesejahteraan petani.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Luwu Utara, Alauddin Sukri, menyebutkan bahwa capaian fisik dan keuangan masuk ke dalam kategori terbaik kedua tingkat nasional. Capaian fisik 100 persen. Keuangan 97,14 persen. 

Alauddin Sukri saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) penyelenggaraan pelatihan, kerja sama pelatihan, dan program READSI 2020, Jumat (14/2/2020). Rakor digelar di Indoluxe Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Rakor diselenggarakan NPMO READSI Pusat. Dihadiri seluruh kepala Dinas Ketahanan Pangan provinsi dan kabupaten pelaksana program READSI se-Indonesia.

Juga kepala Balai Pelatihan Penyuluhan Batangkaluku, manajer DPMO, serta PPSU READSI. Rakor ini dilaksanakan 13-15 Februari 2020. 

Hebat, Luwu Utara Terbaik Kedua Nasional Capaian Program READSI

loading...

Alauddin hadir bersama manajer dan PPTK READSI Lutra. Ia mengatakan, target yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah membangun sinergi antara pusat, provinsi dan kabupaten. 

"Kegiatan READSI nantinya akan dilaksanakan dengan pengawalan, baik dari aspek risiko, tata kelola dan pengendalian melalui pendekatan quality, internal, dan audit," katanya.

Ia menyebutkan, perlu kehati-hatian dalam pelaksanaan READSI, dan kesesuaian dengan regulasi yang ada. 

"Ini menjadi penting kita perhatikan bersama," tegasnya. 

Dalam kegiatan ini, Alauddin melakukan ekspose progres capaian 2019 dan rencana 2020. Adapun narasumber kegiatan ini, Inspektur I Irjen Kementerian Pertanian Ir Susanto.

Loading...
Loading...