Jumat, 14 Februari 2020 19:01 WITA

Tahun Kedua, Andi Seto-Andi Kartini Bangun Jalan dan Jembatan 141 Kilometer 

Penulis: Rahmatullah
Editor: Abu Asyraf
Tahun Kedua, Andi Seto-Andi Kartini Bangun Jalan dan Jembatan 141 Kilometer 
Pasangan Andi Seto dan Andi Kartini Ottong dalam sebuah kesempatan.

RAKYATKU.COM,SINJAI - Masyarakat Kecamatan Sinjai Tengah patut bersyukur. Dari 141 kilometer jalan yang dibangun tahun ini, 14 kilometer di antaranya berada di wilayah itu.

Pemerintah Kabupaten Sinjai di bawah nakhoda Andi Seto Asapa dan Andi Kartini Ottong telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan dan infrastruktur jalan.

Hal itu dibeberkan Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Sinjai A Syarifuddin saat mewakili kepala Dinas PUPR di musrenbang Kecamatan Sinjai Tengah, Kamis (13/2/2020).

Katanya, pemda akan melakukan peningkatan jalan di tujuh ruas. Panjangnya 14 kilometer. Pemerintah menggelontorkan anggaran Rp19 miliar lebih. Baik yang bersumber dari Dana Alokasi khusus (DAK) maupun pinjaman daerah.

"Ada tujuh ruas yang akan dikerja. Enam di antaranya menggunakan anggaran dari pinjaman daerah dan satu ruas menggunakan DAK," katanya.

Tujuh ruas jalan itu di antaranya ruas Lita-litae-Bonto 4,0 kilometer, Manimpahoi-Juluppi 0,7 kilometer, Manimpahoi-Lita-litae 1,49 kilometer, Akkitang Essoe-Caile 1,97 kilometer, Pepara-Caile 1,15 kilometer, Lappadata-Kaherrang 1,7 kilometer (pinjaman daerah), dan ruas Kompang-Pattongko 2,9 kilometer (DAK).

loading...

Selain itu, kata Syarifuddin, Pemkab juga akan membangun jembatan Sungai Laboro dengan anggaran Rp672 juta.

Ada juga pengelolaan air limbah domestik berupa pembangunan tangki septik skala komunal 100 unit dengan anggaran Rp250 juta. Juga rehabilitasi jaringan irigasi di Tangkulu, Desa Pattongko 450 meter sebesar Rp426 juta.

"Ada juga pengembangan jaringan pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Baru 100 unit dengan anggaran Rp594 juta," bebernya.

Pada tahun kedua pemerintahannya, Bupati ASA telah memprogramkan peningkatan jalan sepanjang 141,21 kilometer dan enam buah jembatan.

Program tersebut juga tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023.

Loading...
Loading...