Kamis, 13 Februari 2020 23:18 WITA

Sudah Terapi 1.200 Orang, Layanan Hapus Tato Gratis Mahtan Akan Hadir di Bantaeng

Editor: Abu Asyraf
Sudah Terapi 1.200 Orang, Layanan Hapus Tato Gratis Mahtan Akan Hadir di Bantaeng
Terapis Mahtan melayani salah seorang penerima manfaat baru-baru ini.

RAKYATKU.COM - Anda warga Bantaeng? Ingin hapus tato? Layanan gratis akan hadir di daerah berjuluk Butta Toa itu pada pekan kedua Maret 2020.

Rencananya, warga Bantaeng akan dilayani dua hari, 7-8 Maret 2020.

Pada hari pertama, Sabtu (7/3/2020) dilaksanakan di Rutan Klas II B Bantaeng. Di sini dikhususkan untuk warga binaan, yakni tahanan dan narapidana yang ingin hapus tato.

Sementara hari kedua Minggu (8/3/2020) digelar di RSUD Prof Anwar Makkatutu. Dirangkaikan seminar antinarkoba dan tutup tindik telinga.

Ini adalah yang kedua kalinya Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan) hadir di Bantaeng.

Panitia pelaksana, Erwin Andy mengatakan, peserta yang ingin hapus tato bisa mendaftar melalui nomor 082321330789 atau 081242617870.

Panitia akan menggelar tes darah terlebih dahulu mulai Rabu (19/2/2020) hingga 29 Februari 2020 di kantor Dinas Kesehatan Bantaeng, Jalan Andi Manapiang.

loading...

Pembina Mahtan, dr Ihsan Kitta merespons baik kegiatan yang kedua kali ini. Jajaran Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan pihak Rutan Bantaeng juga merespons baik kegiatan ini.

Di Bantaeng, dirangkaikan dengan seminar anti narkoba dan tutup tindik telinga. Semoga kegiatan terus berlanjut dan Mahtan membuka diri bagi instansi, baik pemerintah maupun swasta untuk melakukan kegiatan sosial keagamaan.

Sebelumnya, pada pekan kedua Februari, Mahtan memberikan layanan treatment lanjutan di markas mereka di Jalan Macan Nomor 05 Makassar.

Peserta treatment lanjutan sangat antusias. Ada yang datang dari daerah lain seperti Bulukumba, Wajo, Pangkep bahkan ada dari Mamuju.

Sejauh ini sudah ada 1.200-an orang yang mendapat terapi gratis dari Yayasan Mahtan. Tidak hanya dari Makassar. Juga tersebar di Wajo, Sidrap, Palopo, Enrekang, Bantaeng, Gowa, Mamuju, Pare, Kendari, hingga Gorontalo.

Loading...
Loading...