Kamis, 13 Februari 2020 22:28 WITA

Pekerja Jembatan Kasangngi Diduga Tak Diupah, Ini Pengakuan Kontraktor di DPRD Gowa

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Abu Asyraf
Pekerja Jembatan Kasangngi Diduga Tak Diupah, Ini Pengakuan Kontraktor di DPRD Gowa
Jembatan Kasangngi di Desa Pa'ladingang, Kecamatan Bontolempangan, Gowa.

RAKYATKU.COM,GOWA - Kabar ambruknya jembatan Kasangngi di Desa Pa'ladingang, Kecamatan Bontolempangan sampai ke telinga Komisi III DPRD Gowa.

Kabar yang lebih buruknya, jembatan itu dikerjakan warga tanpa upah.

Ketua Komisi III DPRD Gowa, Andi Lukman Naba mengaku kaget saat mendengar kabar itu. Namun ia tidak langsung percaya.

Legislator asal Partai Demokrat ini telah memanggil pimpinan CV Kenanga Rezki Utama. Kontraktor yang mengerjakan jembatan tersebut.

Pihak kontraktor datang memenuhi undangan Komisi III pada panggilan ketiga, Selasa (11/2/2020). 

"Kontraktornya membantah itu (tidak bayar upah)," ujar Andi Lukman Naba kepada Rakyatku.com, Kamis (13/2/2020).

loading...

Sedangkan penyebab ambruknya jembatan itu pada 6 Desember 2019 lalu diduga akibat tiang penopang jembatan yang rapuh. 

Anggaran pembangunan jembatan itu berasal dari APBD 2019 sebesar Rp816 juta. Kini sudah hampir selesai dan siap digunakan warga.

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Gowa menyebut, pembangunan ulang jembatan itu telah mencapai 92,31 persen. 

"Pembangunannya sudah hampir rampung, yakni 92,31 persen," kata Kepala Dinas PUPR Gowa, Muh Mondoap.
 

Loading...
Loading...