Kamis, 13 Februari 2020 16:58 WITA

"Tidak Ada Penambahan, Biar Titipan Anggota Dewan," Dirut PD Terminal Mengeluh di DPRD Makassar

Penulis: Syukur
Editor: Abu Asyraf
Suasana rapat Komisi B dengan dirut PD Terminal Makassar Metro, Kamis (13/2/2020).

RAKYATKU.COM - Ada semangat baru di PD Terminal Makassar Metro. Setidaknya ada pembeda dari pergantian direksi. 

Suasana baru itu terlihat dari rapat yang digelar DPRD Makassar, Kamis (13/2/2020). Dirut PD Terminal Makassar Metro, Arsony berjanji melakukan pembenahan di dua terminal di Kota Makassar.

Awalnya, dia menyampaikan kondisi terminal saat ini. Rata-rata rusak parah. 

"Terminal Daya itu 60 persen fasilitasnya mengalami kerusakan. Begitupun dengan Terminal Malengkeri, ada sekitar 80 persen fasilitasnya rusak," ungkap Arsony dalam rapat yang digelar di ruang Komisi B.

Arsony yang menggunakan baju kemeja putih lengan panjang menegaskan, akan memperbaiki sumber daya manusia di terminal. 

Dia memastikan akan memangkas pegawai yang berkinerja buruk. Demi mengurangi beban perusahaan. Pemasukan dari terminal selama ini sangat minim.

"Kami akan melakukan perampingan bagi yang tidak bekerja maksimal. Minimal kami tidak akan menambah pegawai. Titipan dari manapun. Biar titipan dari anggota Dewan," tegas Arsony dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi B, William dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suhada.

loading...

Terkait pembenahan di kedua terminal milik Pemerintah Kota Makassar, Arsony menyebut perlu penyertaan modal. Selama ini, pemasukan dari terminal hanya Rp8 juta hingga Rp9 juta per hari. Katanya, tak bisa diharapkan.

"Kalau hanya mengandalkan modal dari terminal, biar 10 tidak ada berubah. Begitu-begitu saja. Kami datang ke sini untuk curhat. Untuk diberikan solusi," tambahnya.

Wiliam yang memimpin rapat mengatakan, persoalan yang terjadi di terminal Makassar bukan hal baru. 

"Dan pasti sebelum mengajukan diri untuk menjadi direksi sudah tahu kondisi demikian. Persoalan ini sudah menjadi persoalan yang lama dan pasti direksi tahu persoalan ini sebelum mengikuti proses untuk menjadi direksi," ungkap William yang duduk di samping kiri Suhada.

Wiliam menambahkan, persoalan terminal menjadi krusial yang harus jadi perhatian. Ia pun mendesak direksi yang baru untuk segera bekerja dan membuktikan ke publik bahwa mereka dapat memperbaiki kondisi yang terjadi di terminal saat ini.

"Jadi perbaikan yang akan dilaksanakan oleh direksi, silakan dilakukan. Kami tunggu dan kami akan evakuasi seperti apa hasilnya," jelas dia.
 

Loading...
Loading...