Senin, 10 Februari 2020 21:32 WITA

Wabup Enrekang Hadiri Penataran Manajemen Penanggulangan Bencana Pemprov Sulsel-BNPB RI

Editor: Andi Chaerul Fadli
Wabup Enrekang Hadiri Penataran Manajemen Penanggulangan Bencana Pemprov Sulsel-BNPB RI

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemprov Sulsel dan Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) RI menggelar Penataran Manajemen Penanggulangan Bencana di Kantor Gubernur, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin (10/2/2020).

Pemetaan manajemen bencana ini diikuti oleh seluruh Forkopimda Sulsel dan kepala daerah serta Forkopimda 24 kabupaten/kota se-Sulsel. Turut hadir Wakil Bupati Enrekang Asman SE.

Dihubungi media seusai acara, Asman menyebut kehadirannya pada kegiatan itu sangat penting. Mengingat Enrekang juga termasuk daerah yang kerap terjadi bencana alam. Menurut Asman, penanggulangan bencana merupakan urusan bersama, dan membutuhkan penanganan cepat dan tepat.

"Di sini dibahas mengenai penanganan dan penanggulangan bencana yang tersusun, terarah dan terencana. Juga solid antara pemkab, polri dan TNI. Termasuk upaya-upaya pencegahannya," jelas Asman.

Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah mengatakan bahwa kegiatan tersebut penting dilakukan. Dia memaparkan,  tahun 2019 lalu ada sebelas daerah yang dilanda banjir, longsor dan angin puting beliung.

Kedepan, kata Nurdin, seluruh elemen pemerintahan, baik pemerintah daerah, Polres dan Damdim dapat sama-sama menghadapi tantangan bencana alam. 

loading...

“Saya setiap kunjungan ke daerah saya menyempatkan bertemu dengan masyarakat petani, saya mengajak Polres, Dandim dan semuanya untuk menjaga alam dan hutan kita,” ungkap Nurdin, dikutip dari Makassar Terkini. 

Kepala BNPB RI, Letjen Doni Monardo membeberkan kerugian yang disebabkan bencana alam di Indonesia, baik tsunami, gempa, banjir longsor dan bencana lainnya tahun 2019 mencapai Rp81,8 triliun. Sedangkan di tahun 2020 ini hingga saat ini sudah tercatat sebanyak 455 bencana alam yang melanda Indonesia, termasuk di Sulsel sendiri. 

“Tanpa kolaborasi sangat sulit untuk kita hadapi bencana alam. Jadi dibutuhkan kolaborasi seperti ini baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten bahkan sampai level paling bawah seperti RT dan RW,” jelas Doni.

Selain Kepala BNPB dan rombongan, acara ini juga dihadiri Pangdam Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe, anggota DPR RI, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah se-Sulawesi Selatan, Kepala Pelaksana BPBD provinsi dan kabupaten/kota, para pejabat TNI/Polri, dan organisasi perangkat daerah terkait se-Provinsi Sulsel.

Loading...
Loading...