Minggu, 09 Februari 2020 06:30 WITA

Lamaran Ditolak, Polisi India Tembak Polwan Seangkatannya lalu Bunuh Diri

Editor: Abu Asyraf
Lamaran Ditolak, Polisi India Tembak Polwan Seangkatannya lalu Bunuh Diri
Preeti Ahlawat (kanan) dan Dipanshu Rathi.

RAKYATKU.COM - Jumat malam berdarah di dekat stasiun Metro Rohini East, Delhi, India. Suara pistol menyalak empat kali pada sekitar pukul 21.30 itu.

Tiga dari empat peluru bersarang di tubuh Preeti Ahlawat. Seorang polisi wanita (polwan). Pelakunya juga polisi, Dipanshu Rathi.

Penembakan ini dipicu motif asmara. Dipanshu Rathi teman seangkatan Preeti Ahlawat di akademi kepolisian. 

Diam-diam Dipanshu Rathi menaruh hati pada Preeti Ahlawat. Suatu hari, setelah dipendam lama, dia menyampaikan isi hatinya. Dia melamar.

Respons Ahlawat tidak pernah diduga Rathi. Lamarannya ternyata ditolak. 

Malu lamarannya ditolak, Rathi yang saat itu membawa pistol kesal. Saat Preeti Ahlawat sedang berjalan pulang dari stasiun kereta, tiga peluru bersarang di tubuhnya.

Laporan NDTV menyatakan bahwa Rathi menembak kepala Ahlawat. Setelah penembakan itu terjadi, Rathi diduga melakukan bunuh diri dengan menembak kepalanya.

loading...

Polisi mencapai lokasi dan mengambil mayat Ahlawat untuk diautopsi. Rekaman CCTV dari daerah tersebut telah dikumpulkan untuk mengidentifikasi penembak.

"Tiga selongsong peluru ditemukan dari tempat itu," kata seorang perwira polisi senior kepada NDTV.

Sementara mayat Dipanshu ditemukan dalam mobilnya di Murthal di Sonipat. Kendaraan itu dikunci dari dalam dengan lampu depan yang dibiarkan menyala.

Ahlawat adalah sub-inspektur dari Sonipat, sebuah kota di negara bagian Haryana, India.

Menurut pejabat kepolisian, Rathi, yang juga seorang sub-inspektur, jatuh cinta dengan polisi itu. Tetapi lamarannya ditolak sehingga malu dan marah.

Loading...
Loading...