Sabtu, 08 Februari 2020 23:03 WITA

Aniaya Ibu Kandung karena Dilarang Pacaran, Remaja Ini Bawa Gunting Berlumuran Darah

Editor: Abu Asyraf
Aniaya Ibu Kandung karena Dilarang Pacaran, Remaja Ini Bawa Gunting Berlumuran Darah
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menunjukkan barang bukti berupa gunting.

RAKYATKU.COM - Sabtu pagi, 8 Februari 2020. Sebuah teriakan histeris mengagetkan warga kawasan Rawa Kepa, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. 

Saat itu masih pukul 09.00 WIB. Suara minta tolong datang dari rumah TS (47). Dia seorang ibu rumah tangga yang tinggal bersama putranya, CCS (18).

Warga bersama sekuriti dan Bhabinkamtibmas Tanjung Duren bergegas mengecek rumah itu. Ternyata pintunya terkunci. Tergembok.

Warga kemudian mendobrak pintu rumah tersebut. CCS ada dalam rumah. Tangannya memegang gunting yang berlumuran darah.

Warga langsung mengamankan CCS. Lalu, dibawa ke kantor polisi.

loading...

Sementara ibunda, TS yang berumuran darah dilarikan ke RS Tarakan untuk mendapatkan perawatan.

"Korban mengalami tiga luka tusukan di kepala kiri, tangan kiri, dan lambung," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, Sabtu (8/2/2020).

Yusri mengatakan, CCS tega menusuk ibunya dengan gunting hanya karena dilarang berpacaran.
 

Loading...
Loading...