Selasa, 28 Januari 2020 09:13 WITA

Ketahuan Merokok dalam Toilet, Penumpang Lion Air Dijemput Petugas Keamanan di Bandara 

Editor: Abu Asyraf
Ketahuan Merokok dalam Toilet, Penumpang Lion Air Dijemput Petugas Keamanan di Bandara 
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM,BANJARBARU - Nikmatnya hanya sejenak, SM (62) jadi repot berjam-jam. Jemaah yang baru saja pulang umrah ini dijemput petugas keamaan sesaat setelah pesawatnya mendarat.

SM berangkat dari Jeddah menuju Banjarmasin. Dia menumpang pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-3115. Pesawat sempat transit di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. 

Entah tidak mendengar pengumuman pramugari atau sengaja membandel.

Sebelum pesawat take off, awak kabin telah mengingatkan, "Kami ingatkan kepada Anda bahwa ini adalah penerbangan bebas rokok. Merokok dilarang selama penerbangan. Toilet telah dilengkapi pendeteksi asap."

Ternyata, SM ingin mencoba pengalaman baru. Pura-pura ke toilet, dia menyempatkan merokok di sana. Namun, baru saja dia membakar rokoknya, aksinya sudah ketahuan.

SM yang duduk pada kursi 36G dianggap melakukan perbuatan yang mengganggu kenyamanan perjalanan. Juga melanggar aturan penerbangan sipil.

Sesuai SOP, pilot menginformasikan kepada petugas layanan darat dan petugas keamanan agar segera dilakukan penanganan setelah pesawat mendarat dan posisi sempurna.

Lion Air JT-3115 tiba pukul 17.50 wita. SM langsung dijemput petugas di pintu pesawat. 

loading...

"Lion Air telah menyerahkan SM kepada avsec, pihak terkait beserta otoritas bandar udara setempat guna pemeriksaan dan proses lebih lanjut," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

Danang menegaskan, seluruh operasional pesawat Lion Air adalah bebas asap rokok. Termasuk rokok elektronik atau elektrik. 

"Kami mengimbau kepada seluruh penumpang untuk memahami serta mematuhi aturan 'tidak merokok' di dalam kabin atau di toilet, kamar kecil," lanjut Danang. 

Menurut peraturan keselamatan penerbangan sipil (CASR) 25.854, setiap pesawat udara yang berkapasitas 20 orang atau lebih, wajib memasang pendeteksi asap di setiap lavatory. Juga harus dilengkapi fire extinguisher pada setiap disposal. 

Ketentuan yang mengatur keselamatan serta keamanan penerbangan bersumber dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009.

Juga program keamanan penerbangan nasional pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia 80 Tahun 2017. 

Kedua peraturan ini selanjutnya diberlakukan dalam kebijakan maskapai, termasuk Lion Air.
 

Loading...
Loading...